Blitar Kota- Hari Koperasi Indonesia Ke-76, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar gelar Pasar Rakyat dan UMKM di alun-alun Blitar, Jumat (21/7/23).
“Secara kebetulan kota Blitar dijadikan tempat pelaksanaan pameran dalam rangka menyambut hari Koperasi yang ke-76,” sampai Wali Kota Blitar, Drs.Santoso dalam keterangannya.
Pasar Rakyat dan UMKM ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Tampak masyarakat antusias saat mendatangi stand bazar produk UMKM dan Koperasi.
Santoso menuturkan, acara ini juga akan dimeriahkan dengan kegiatan jalan sehat bersama masyarakat pada hari Minggu (23/7) besok.
“Hari Senin berikutnya juga akan digelar gebyar pada puncak acara di Gedung Kesenian yang akan dihadiri oleh Bapak Wagub Emill Dardak,” beber Santoso.
Santoso berharap, semua kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Koperasi tingkat Jawa timur ini bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan.
Ia berpesan agar para pelaku UMKM semakin profesional, selalu mengikuti kemajuan karena sekarang sudah masuk di era 4.0 bahkan 5.0.
Kemajuan era digital ini harus selalu diikuti, sehingga pemasarannya bisa lebih menjangkau konsumen seperti Indomaret dan Alfamart yang menggunakan sistem online.
“Dengan begitu, warga bisa bekerja di rumah, pemasarannya di rumah dan pengemasannya bisa lebih professional. Karena produk-produk UMKM dibina oleh koperasi, semua bisa berkembang lebih baik,” jelas Santoso kepada wartawan.
Dalam kegiatan ini, kata Wali Kota, ada 38 Kabupaten dan Kota yang mengikuti pameran. Acaranya akan dimulai pada malam hari ini (Jumat,red) sampai hari Senin.
“Kalau pamerannya sampai tanggal 29 Juli 2023 ini bisa dinikmati, sehingga bisa membangkitkan perekonomian yang ada di kota Blitar yang kita cintai ini,” ujar Santoso.
Kegiatan ini juga sebagai bentuk dari imbauan Kementerian Dalam Negeri dan Kesbangpol. Dalam rangka menyambut hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada bulan Agustus nanti.
Dimana akan diawali dengan pembagian 10 juta bendera merah putih di kota Blitar. Penyerahan bendera akan melibatkan OPD dan dan para camat.
“Bendera merah putih adalah simbol perjuangan dari kemerdekaan Republik Indonesia dan simbol yang harus dihormati, membangkitkan semangat nasionalisme dan patriotisme,” imbuhnya. (Adv/kmf/Herlina)






