Karimun – M Ilham, Ketua Front Pemuda Bugis Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau meminta jajaran kepolisian setempat agar serius menangani aduan warga korban jeratan kabel Provider.
“Informasinya, korban sudah melaporkan hal tersebut di Mapolsek Balai. Jadi, kami berharap dan meminta jajaran kepolisian serius menangani aduan atau laporan warga ini. Jangan sampai, hal seperti ini terulang lagi,” ujarnya di Bilangan Jalan Ahmad Yani, Kolong Atas, Jumat (9/12/22).
Ia juga mendesak Pemda Karimun melakukan penertiban terhadap provider yang lalai dan mengesampingkan keselamatan masyarakat, baik warga di pemukiman maupun pengguna jalan raya.
“Pemda jangan diam saja. Evaluasi para perusahan swasta penyedia jasa TV kabel dan Provider telekomunikasi yang memasang kabel sesuka hati tanpa memperhatikan unsur estetika dan keselamatan warga. Bila perlu, cabut izin mereka. Jangan sampai nyawa warga karimun melayang hanya karna keserakahan oknum pengusaha,” pintanya.
Dirinya menilai, jika permasalahan kabel yang menjuntai serta merusak estetika inipun terkesan dibiarkan oleh instansi terkait. Bahkan, Daeng Ilham mempertanyakan keuntungannya bagi pendapatan daerah.
“Itu kabel sudah seperti sarang laba-laba, menjuntai dimana-mana. Asal letak sesuka tekak mereka aje. Apa untungnya bagi daerah, apa jangan-jangan ada upeti,” ujarnya lagi.
Ditegaskannya lagi, jika pihaknya akan melaporkan penggunaan tiang listrik oleh pihak lain tersebut kepada Erick Thohir, Menteri BUMN serta Direktur PLN di Jakarta.
“Jelas akan kami pertanyakan kepada pak menteri dan dirut PLN, apa dan bagaimana regulasi para provider dan TV kabel ini bisa menumpang di tiang listrik. Apakah legal atau ilegal dan pungli,” pungkasnya. (red/boy)






