Kota Batu – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mengadakan acara “Gebyar Taat Pajak 2023” di Gedung Graha Pancasila Balaikota Among Tani.
Acara ini diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan tujuan untuk menghormati dan mengapresiasi kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah.
“Acara ini sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada Wajib Pajak di wilayah tersebut,” ujar Pj. Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, Kamis (20/7/23).
Dijelaskan Aries, di mana salah satu upaya optimalisasi penerimaan pajak adalah meluncurkan sistem E-SPPT PBB dalam acara tersebut.
Aries juga memberikan apresiasi kepada seluruh objek pajak, termasuk masyarakat dan perusahaan.
“Event ini dijadikan sebagai pernyataan niat dari pemerintah kepada masyarakat dan perusahaan untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pembayaran pajak,” imbuh Aries.
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat, pemerintah memberikan penghargaan kepada Wajib Pajak dengan penyetoran pajak tertinggi pada tahun 2022.
Termasuk sektor hiburan, restoran, hotel, dan desa/kelurahan yang menyumbang PAD tertinggi.
“Selain penghargaan, puluhan doorprize menarik juga diberikan kepada Wajib Pajak, seperti smartphone, kulkas, sepeda lipat, smart TV, tabungan Bank Jatim, sepeda motor, dan tabungan umroh,” terang Aries.
Tingkat realisasi pajak daerah saat ini mencapai 52,79% atau sebesar 112,8 juta dari target 213,7 juta per tanggal 17 Juli 2023.
Diharapkan “Gebyar Taat Pajak 2023” ini akan memberikan dorongan dan semangat bagi seluruh masyarakat Kota Batu untuk lebih patuh dalam pembayaran pajak.
“Pajak daerah berperan penting sebagai penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batu. Dimana pajak menyumbang sebanyak 85,2% dari total PAD,” ujar Kepala Bapenda Kota Batu, Dyah Lies Tina dalam pidatonya.
Dyah berharap bahwa acara ini akan mendorong masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu sebelum jatuh tempo dan juga melunasi tunjangan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).(nt/Dws)






