Demam Berdarah Serang Kota Tegal, Beberapa Warga Meninggal Dalam Hitungan Hari

Tegal – Kasus kematian akibat demam berdarah (DB) di kota tegal membuat warga di Desa Kejambon Tegal menjadi was – was.

Diketahui, merebaknya kasus DB di tegal ini telah mengakibatkan beberapa warga meninggal dalam hitungan hari.

Rahadi, Ketua RT 06 RW 01 Desa Kejambon Kecamatan Tegal Timur mengungkapkan kekhawatirannya dengan banyaknya kasus DB di wilayahnya.

“Baru saja meninggal anak dari bapak H Syamsul Arif, bernama Alesa Nuha Sahira (5 th) Alamat di Jl. Kemuning RT 008 RW 003 Kejambon pada 28 Juli 2022 di Rumah Sakit Kardinah, Tegal. Semoga ini yang terakhir,” kata Rahadi saat ditanya awak media, Jumat (29/7/22).

Masih menurut Rahadi, Ia bersama warga sangat mengharapkan bantuan pemerintah guna mengatasi permasalahan ganasnya nyamuk demam berdarah ini yang telah merenggut nyawa beberapa warganya.

Meskipun beberapa hari lalu wilayahnya sudah mendapat bantuan fogging, namun ternyata belum dapat mengatasi persoalan wabah demam berdarah di wilayah Desa Kejambon.

“Fogging sepertinya tidak menjadi solusi, harus dilakukan upaya-upaya lainnya dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar meningkatkan budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan masing- masing,” ujarnya.

Sementara itu Dinas Kesehatan Kota Tegal melalui koordinator pencegahan Demam Berdarah, Winarso mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya pencegahan menyebarnya penyakit yang bersumber dari nyamuk Aedes Aegipty ini.

Yaitu dengan melakukan fogging di beberapa wilayah dalam rangka mengurangi risiko akibat demam berdarah.

“Upaya selanjutnya, akan dilakukan juga sosialisasi – sosialisasi tentang pencegahan penyakit demam berdarah, agar dapat mengurangi angka risiko wabah demam berdarah khususnya di Desa Kejambon,” tuturnya.

Kepada warga, Winarso sangat berharap masyarakat untuk dapat saling menguatkan dalam hal mencegah demam berdarah dengan sering membersihkan sarang nyamuk yang menjadi tempat berkembang biak.

“seperti bak mandi, kaleng-kaleng bekas yang sudah terbuka, pakaian yang digantung dan lain sebagainya agar dapat mencegah terjangkitnya demam berdarah. (red/ags)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *