Bengkulu Utara – Risken Dwi Febrista (18) pemuda warga Desa Sawang Lebar Ilir kabupaten Bengkulu Utara dilarikan ke rumah sakit karena luka bacok di punggungnya, Minggu (10/7/22).
Awal mula kejadian, pada Sabtu (9/7) sekitar pukul 23.30 WIB ia di bangunkan oleh istrinya, kemudian keluar rumah bertemu dengan temannya bernama Reza Saputra.
Mendapat laporan dari Reza, dirinya pergi bersama Jorgi, untuk melihat temannya yang sedang berkelahi di sawangan antara desa Sawang Lebar dengan desa Air Napal.
Sesampainya di lokasi, ternyata sudah ramai warga Desa Sawang Lebar dan warga desa Aturan Mumpo berkumpul disana.
Saat turun dari sepeda motor, ia langsung di pukul oleh pelaku, ia pun membalas dan disaat bersamaan handphone miliknya terjatuh.
Naas, ketika ingin mengambil handphone tersebut ia di bacok oleh pelaku dari belakang.
Kapolsek Air Besi Polres Bengkulu Utara, IPTU Hengki Nofriyanto SH MH, mengungkapkan, laporan penganiayaan terhadap korban diterima pada Minggu (10/7) pukul 02.00 WIB dini hari.
”Kondisi korban saat ini dalam keadaan sadar dirawat di RS Bhayangkara dan di jadwalkan tindakan operasi pada hari Minggu (10/7) pukul 09.00 WIB,” kata Kapolsek.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang menganiaya korban.
”Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan kami tangkap pelakunya,” pungkasnya. (Red/Tb)






