Mukomuko – Warga Desa Tanjung Medan kecamatan Ipuh kabupaten Mukomuko akhirnya bisa sedikit merasa lega.
Pasalnya, desa pemekaran dari desa Tanjung Harapan dengan mata pilih kurang dari tiga ratus ini, sekarang, lapangan sepak bola milik desa mereka keadaannya sudah sedikit membaik.
Diketahui, lapangan sepak bola tersebut sangat miris keadaannya, karena rusak dan tidak terawat.
“Dimalam hari, dengan kondisi gelap gulita tanpa penerangan, lapangan menjadi tempat bersarang ternak liar sapi dan kerbau, tidak ubahnya seperti tempat gembala ternak,” kata salah satu tokoh masyarakat, Wijiono, Minggu (19/12/21).
Hal senada juga disampaikan oleh ketua Karang Taruna, Rudi Hartono, yang mengeluhkan kondisi lapangan, yang tidak bisa dipakai untuk bermain sepak bola.
“Kami anak muda tidak bisa main sepak bola atau kegiatan yang lain, karena kondisi lapangan yang kotor banyak kotoran hewan,” ungkapnya kepada awak media Satujuang.com
“Alhamdulilah ada yang peduli, seorang warga menyumbangkan kWh dan lampu untuk penerangan di malam hari, jadi tidak angker lagi,” tukasnya
Begitupun disampaikan oleh ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanjung Medan, Andarii Gusman, yang merasa bahagia atas perhatian salah seorang tokoh masyarakat tersebut.
“Ya mas, memang selama ini tidak ada perhatian masalah lapangan sepak bola, Alhamdulilah, salah satu tokoh masyarakat ada yang peduli,” ucapnya.
Andarii mengatakan, untuk mendapatkan solusi terbaik soal lapangan, dirinya akan membawa permasalahan lapangan ini ke tingkat desa.
“Kedepan akan saya bawa masalah ini ketingkat desa, bagaimana caranya lapangan ini tidak lagi menjadi tempat berkumpulnya ternak, minimal di pagar kawat keliling,” pungkas Andarii Gusman mengakhiri. (Sulbani)











