Warga Resah, Jambret Kembali Beraksi di Kota Bengkulu Menjelang Lebaran

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Kota Bengkulu- Jambret kembali beraksi di Kota Bengkulu menjelang Lebaran, memicu keresahan warga setelah dua insiden dilaporkan pada Maret 2026.

Kedua peristiwa tersebut menyasar perhiasan emas milik korban dan terjadi di wilayah berbeda.

Insiden pertama terjadi pada Minggu (1/3) di kawasan Pasar Panorama, Kota Bengkulu.

Korban, Ilyas, telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gading Cempaka.

Pelaku berhasil membawa kabur emas seberat sekitar 50 gram dari Ilyas.

Mereka diduga berjumlah dua orang dan berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Honda MegaPro.

Aksi serupa kembali terjadi hari ini, Senin (16/3) di Jalan Meranti, kawasan Sawah Lebar, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu.

Kali ini, seorang ibu rumah tangga menjadi sasaran penjambretan, kehilangan emas seberat sekitar 10 gram.

Pelaku juga diduga berjumlah dua orang, mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Jupiter MX.

Mereka diduga telah mengincar korban sebelum melancarkan aksinya.

Maraknya aksi penjambretan ini menimbulkan keresahan di masyarakat, terutama menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Warga Sawah Lebar, Andi (38), menyatakan kekhawatirannya terhadap peningkatan kejahatan jalanan.

“Kalau ada jambret seperti ini tentu membuat warga takut,” ujar Andi, Senin (16/3/26).

Warga lainnya, Siti (42), juga berharap aparat kepolisian meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan.

“Kami berharap pengamanan bisa lebih ditingkatkan,” ujar Siti.

Sejumlah warga mempertanyakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polresta Bengkulu.

Mereka mendesak peningkatan patroli dan langkah pencegahan untuk menekan angka kejahatan jalanan.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika membawa perhiasan emas atau barang berharga.

Warga juga diminta segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian. (Red/BT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *