Pria Asal Lampung Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Tempat Hiburan Bengkulu

Satujuang, Bengkulu- Seorang pria asal Lampung ditemukan meninggal dunia karena gantung diri di sebuah tempat hiburan di Bengkulu, Sabtu (29/11/25) malam.

Mayat tersebut teridentifikasi sebagai L-R, seorang pria berusia 25 tahun yang merupakan warga Provinsi Lampung, menurut keterangan warga sekitar.

“Lilis Rianto namanya itu bang, umurnya 25 tahun,” ungkap Abdul Kariawan, pemilik warung makan yang berdekatan dengan tempat kejadian perkara (TKP).

L-R diketahui memang tinggal di tempat karaoke Selvie Karaoke, Kelurahan Kandang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.

Ia terakhir terlihat pada waktu subuh, Sabtu (29/11), saat berbelanja rokok ke warung, jelas Abdul.

“Terakhir saya lihat itu subuh kemarin, dia beli rokok ke warung,” kata Abdul.

Penemuan L-R pertama kali oleh Yuliansa, teman kerjanya, menurut Farhan.

Farhan menjelaskan bahwa Yuliansa, yang saat itu berada di cabang karaoke lain di KM 6.5, mendatangi TKP setelah L-R tidak merespons panggilannya.

Yuliansa kemudian menemukan L-R sudah meninggal dunia akibat gantung diri dengan kabel terminal listrik yang mengikat di lehernya.

“Yang pertama kali menemukan mayat L-R itu Yuliansa teman kerjanya,” kata Farhan.

Selain itu, Rahma Al-Qodarii, teman L-R, menjelaskan bahwa keseharian L-R pendiam dan sudah lama bekerja di tempat karaoke tersebut.

L-R sempat pulang ke Lampung dan kembali lagi kurang lebih dua minggu sebelum ditemukan meninggal gantung diri.

“Sudah lama dia itu kerja bersama kita, kemarin sempat balik ke kampung halamannya, namun kembali lagi, sekitar dua mingguan lah,” jelas Rahma Al-Qodarii.

Dian, mantan pacar L-R, juga menjelaskan bahwa ia sudah lama mengenal L-R.

Hubungan mereka kandas setelah L-R sempat pulang ke Lampung, lalu L-R kembali lagi ke Bengkulu dan kemudian tinggal di tempat karaoke tersebut.

“Kenalnya sudah lama, kami sudah putus, Dia ini tinggal lagi di Bengkulu baru dua minggu,” kata mantan pacar L-R.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.

Hal ini disebabkan karena mereka masih melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara itu, jenazah L-R sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu untuk dilakukan visum. (Red/Im)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *