Pemkot Resmikan Peletakan Batu Pertama Gedung RPS di SMK NU Cirebon

Satujuang, Cirebon — Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menandai langkah nyata dalam penguatan pendidikan vokasi dengan meresmikan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Ruang Praktik Siswa (RPS) di SMK Nahdlatul Ulama (NU) Kota Cirebon.

Upacara simbolis dilakukan oleh Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, pada Rabu (10/9/25) di lokasi sekolah.

Acara bertajuk “Tasyakuran Peletakan Batu Pertama Gedung RPS SMK NU Kota Cirebon” digelar di lingkungan SMK yang beralamat di Jl. Kriyan-Pronggol No. 36, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk.

Hadir pada kesempatan itu pengurus Nahdlatul Ulama setempat, Kepala SMK NU Sofandi, tokoh masyarakat, jajaran guru, siswa, serta perwakilan Dinas Pendidikan Kota Cirebon.

Wakil Wali Kota Siti Farida menegaskan bahwa pembangunan fasilitas praktik merupakan upaya konkret untuk menyelaraskan keterampilan lulusan SMK dengan kebutuhan dunia usaha dan industri (DUDI).

Menurutnya, fasilitas baru ini akan memberi ruang bagi siswa untuk mengasah kompetensi teknis yang relevan dengan pasar kerja.

“Sarana praktik ini lebih dari sekadar bangunan; ia akan menjadi sarana penting bagi pembelajaran keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia kerja saat ini,” kata Siti Farida.

Kepala SMK NU, Sofandi, menjelaskan bahwa sekolah saat ini mengelola dua program keahlian utama: Teknik Instalasi Permesinan Kapal (TIPK) dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Jurusan TIPK menjadi fokus utama karena keberadaan sekolah yang dekat dengan kawasan pesisir dan aktivitas maritim, sehingga lulusan diharapkan mudah terserap oleh sektor perkapalan dan perikanan.

Sejak berdiri, SMK NU telah meluluskan lima angkatan. Sofandi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah kota dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang membantu penyediaan fasilitas RPS.

Bantuan tersebut, menurutnya, memperkuat motivasi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kapasitas produksi lulusan yang siap kerja.
Untuk memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan industri, SMK NU telah menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan lokal.

Sebagai contoh, lulusan program TIPK diarahkan ke peluang kerja di pelabuhan melalui kerja sama dengan PT Dirgantara, sementara program TKR memiliki kemitraan dengan PT Tejaberlian di sektor otomotif.

Langkah ini dimaksudkan agar jalur transisi dari pendidikan ke lapangan kerja menjadi lebih lancar.

Pemerintah kota berharap gedung praktik yang dibangun akan memperluas akses pendidikan bagi siswa, terutama dari keluarga berpenghasilan menengah ke bawah, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Cirebon.

Pembangunan RPS diharapkan menjadi pemicu peningkatan daya saing sumber daya manusia lokal dan mendukung pengembangan ekonomi daerah yang berbasis keahlian.

Tentang SMK NU Kota Cirebon
SMK Nahdlatul Ulama Kota Cirebon merupakan lembaga kejuruan berbasis komunitas NU yang fokus pada pengembangan keterampilan teknis di bidang kemaritiman dan otomotif.

Berlokasi di wilayah pesisir Cirebon, sekolah ini menekankan kombinasi kompetensi teknis dan karakter keagamaan sebagai bagian dari kurikulumnya. (Ramadhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *