Isu Korban Jiwa Aksi Demo Pati, Polda Jateng Beri Penjelasan Begini

Satujuang, Pati — Suasana aksi demo yang digelar di depan Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah memunculkan isu adanya korban jiwa, Rabu (13/8/25)

Informasi tersebut pertama kali mencuat dalam rapat paripurna DPRD Pati yang berlangsung pukul 13.00 WIB.

Perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu mengklaim 2 warga berinisial S dan Z meninggal akibat kericuhan tersebut.

Klaim ini di sampaikan di hadapan para legislator dan turut di tegaskan oleh anggota DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo.

“Informasinya ada 2 korban jiwa, masing-masing S dan Z,” ujar Bandang dalam rapat.

Menanggapi kabar tersebut, Ketua DPRD Pati, Ali Badariudi, menyampaikan belasungkawa dan mengajak seluruh anggota dewan mendoakan para korban.

Namun, Polda Jawa Tengah langsung membantah informasi tersebut.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, menegaskan hasil pengecekan di sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan tidak menemukan adanya korban meninggal.

“Tidak benar ada korban jiwa. Memang ada beberapa yang mengalami luka-luka, namun seluruhnya sudah mendapatkan perawatan medis,” jelas Satake.

Di sisi lain, Beberapa media online dan media sosial melaporkan versi berbeda, menyebut 3 orang meninggal dunia termasuk seorang jurnalis.

Hingga berita ini di turunkan, klaim tersebut belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak berwenang.

Saat ini, situasi di sekitar Kantor Bupati Pati mulai kondusif. Aparat gabungan masih di siagakan untuk mengantisipasi potensi gesekan lanjutan, sementara proses verifikasi fakta di lapangan terus dilakukan. (Hera)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *