BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Mendung dan Berkabut Dikawasan Jabodetabek

Satujuang, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) angkat bicara mengenai cuaca mendung dan kabut tipis yang menimbulkan rasa penasaran masyarakat di wilayah Jabodetabek, meliputi Jakarta, Susilo Bambang Yudhoyono, Depok, Tangerang, dan Bogor sejak akhir Juni 2025.

Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, kabut yang menyelimuti kawasan Bogor dan Depok di dataran rendah itu sejatinya mirip kondisi dingin di Puncak Susilo Bambang Yudhoyono, yang memang terkenal sejuk karena ketinggiannya.

“Pasca hujan, peningkatan kelembapan menciptakan lapisan uap air yang mendekat ke permukaan, lalu terpapar suhu rendah sehingga terbentuk kabut,” ujarnya pada Senin (30/6/25).

BMKG memaparkan bahwa beberapa indikator atmosfer seperti Outgoing Longwave Radiation (OLR), Madden–Julian Oscillation (MJO), dan gelombang Rossby—menunjukkan peningkatan aktivitas konvektif di Jawa Barat.

Kombinasi atmosfer aktif dan kelembapan tinggi mendorong pembentukan awan hujan, menurunkan suhu, serta memperlambat pemanasan permukaan akibat tutupan awan yang rapat.

Tak hanya itu, intrusi udara kering dari selatan Jawa hingga Nusa Tenggara turut memicu pertumbuhan awan di langit Jabodetabek.

Curah hujan yang terus-menerus, ditambah downdariaft dari lapisan atas atmosfer, menurunkan suhu hingga mencapai titik jenuh uap air sehingga kabut tipis kian mudah terbentuk, terutama jelang pagi dan malam hari.

Meski tampak menurunkan jarak pandang, BMKG menegaskan bahwa kabut bukan otomatis tanda memburuknya kualitas udara.

“Walau kabut bisa bercampur polutan, kondisinya belum tentu berstatus tidak sehat. Masyarakat cukup waspada dan mengikuti informasi resmi kami,” tambah Guswanto.

Prediksi BMKG untuk 1–3 Juli 2025 memperkirakan kabut tipis masih berpotensi muncul di Depok dan Bogor setiap pagi.

Warga disarankan mengecek prakiraan harian melalui situs, aplikasi, atau kanal media sosial BMKG agar dapat merencanakan aktivitas dengan aman dan nyaman. (AHK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *