Jalan Penghubung 2 Desa Ini Tersisah 1 Meter Lagi, Pemerintah Diminta Segera Turun

Satujuang- Jalan penghubung desa Benua Ratu dan desa Durian Besar Kecamatan Luas Kabupaten Kaur ini nyaris putus dan tidak bisa dilalui pengendara.

Setiap hujan deras melanda desa, jalan ini selalu mengalami longsor, tergerus aliran air hujan.

Bukan hanya keselamatan para pengguna jalan saja yang terancam, rumah warga yang berada didekat jalan tersebut pun kian hari kian rawan ikut hancur karena longsor.

Menurut keterangan Kepala Desa (Kades) Durian Besar, Kisminirwan, kondisi longsor ini sudah terjadi selama 2 tahun lamanya, setiap datang hujan, tanah tergerus sedikit demi sedikit hingga akhirnya membentuk lobang yang besar dan dalam.

“Lebih parahnya di tahun ini, karena intensitas hujan yang tinggi mengakibat jalan tersebut hampir putus total dan nyaris memakan pemukiman warga Durian Besar,” ungkap Kades saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (6/5/24).

Kata Kades, awalnya jalan yang nyaris putus ini mempunyai ukuran lebar 3 meter, akibat longsor yang terjadi, sekarang jalan tersebut tersisah sekitar 1 meter lagi.

Kondisi yang parah ini membuat masyarakat Durian Besar mengalami kesulitan dalam beraktifitas. Masyarakat dihantui bahaya yang mengancam setiap melewati jalan tersebut.

Kades sangat berharap Pemerintah Provinsi Bengkulu segera mengambil langkah cepat untuk menangani jalan ini, sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan dan mengancam nyawa.

“Sebelum memakan korban dan sebelum pemukiman warga ludes terbawa longsor,” tutup Kisminirwan. (Tas)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *