Brebes – Oknum guru SMK yang tinggal di Desa Karangsambung, Losari, Brebes diduga telah melakukan pelecehan terhadap istri seorang wartawan.
Akibat perbuatannya itu, sang suami yakni Marlan berencana akan mengadukan perbuatan oknum guru tersebut ke pihak Kepolisian.
“Sejak awal Februari 2023 lalu saya telah mencurigai gerak gerik oknum guru bernama Dodi Muhtadi tersebut,” ungkap Marlan kepada awak media, Jumat (10/3/23).
Saat itu Marlan sempat menyuruh istrinya untuk membuat banner keperluan tempat usahanya.
“Setelah banner pesanan saya selesai, bukan istri saya yang membawa, melainkan Dodi yang kemudian datang membawa banner,” cerita Marlan.
Berawal dari pesanan banner itulah, Dodi mulai merayu dan menggoda istrinya baik saat bertemu secara langsung, maupun melalui pesan whatsapp.
Puncaknya, tepatnya pada hari Kamis 2 Maret 2023 sekitar pukul 22.28 WIB, dirinya mendapati istrinya sedang tertidur lelap.
Saat itu juga ia mengambil HP milik istri lalu membuka pesan whatsapp.
“Ternyata di dalamnya terdapat sejumlah percakapan tak senonoh yang dikirimkan oleh Dodi,” tandas Marlan.
Tidak cukup disitu, Dodi juga sempat mengirim gambar porno, meski kemudian kiriman tersebut cepat-cepat dihapusnya kembali.
“Ini sudah sangat keterlaluan sekali. Sebagai suami tentu saya tidak terima, istri saya dilecehkan seperti ini. Apalagi yang bersangkutan adalah seorang guru,” ucap Marlan.
Atas persoalan itu, Marlan akan segera mengadukan dan melaporkannya kasus tersebut ke pihak kepolisian.
Pihaknya bahkan sudah menunjuk kuasa hukum untuk mendampingi selama proses hukum berlangsung.
“Ya, kita sudah menunjuk kuasa hukum dari LBH dan (surat) kuasa itu sudah kami tandatangani,” tegas Marlan.
Sementara itu, perwakilan Lembaga Bantuan Hukum dan Kemanusiaan Duta Keadilan Indonesia (YLBHK-DKI) Kabupaten Brebes, Rusmono membenarkan perihal surat kuasa tersebut atas perkara dugaan pelecehan yang dialami oleh istri Marlan.
“Tadi siang sudah ditandatangani. Dan nantinya saudara Marlan akan di dampingi advokat dari YLBHK-DKI Pusat,” terang Rusmono.
Sementara, Dodi Muhtadi saat dikonfirmasi oleh awak media tidak memberikan keterangan apapun.
Bahkan saat dihubungi melalui pesan Whatsapp, yang bersangkutan tidak memberikan respon. (nt/ags)*






