Susun SOP Perlindungan Anak, Yayasan Eka Mandiri Gelar Workshop

Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko, menggelar workshop SOP Perlindungan Anak yang digelar di Gedung Bina Bhakti Praja, Kota Batu, Malang.

Kota Batu – Mendapatkan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, baik secara fisik, seksual, psikologis/bullying, dan diskriminasi merupakan hak anak.

Orang tua dan guru disekolah memiliki kewajiban untuk melindungi anak.

Sebagai upaya untuk mencegah tindak kekerasan pada anak, Yayasan Eka Mandiri Kota Batu menggelar Workshop SOP Perlindungan Anak yang digelar di Gedung Bina Bhakti Praja, Rabu (16/3/22).

Baca Juga :  Soal Banyak Jalan Berlubang, Helmi : Saya Ingin Ketika Ada Orang Kecelakaan, Ada Asuransi

Workshop ini diikuti Kepala Sekolah dan Guru TK yang berada di bawah naungan Yayasan Eka Mandiri.

Ketua Yayasan Eka Mandiri, Mistin mengatakan, workhop ini penting untuk memberikan wawasan kepada kepala sekolah dan guru untuk menciptakan sekolah yang ramah anak.

“Dengan workshop ini nanti kita akan merumuskan, sebagai orang tua harus melakukan apa, sebagai guru harus bagaimana, nanti SOP perlindungan anak ini juga akan kami sosialisaikan ke anak dan orang tua” kata Mistin.

Baca Juga :  Gubernur NTB Buka Pra KTT Y20 Indonesia

Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko mengatakan, Institusi pendidikan harus menjadi institusi yang melindungi, mengayomi, mendidik anak-anak.

Selain orang tua dirumah, guru juga memiliki tanggung jawab untuk melindungi anak-anak di sekolah.

“Orang tua punya kewajiban dan tanggung jawab untuk mendidik anak sebaik-baiknya dan guru juga salah satu yang harus melindungi anak-anak, terutama di sekolah” kata Wali Kota.

Baca Juga :  Ngalap Berkah Bareng Santri Dhuafa dan Yatim Piatu, Beni Hernedi Sambangi PonPes Salamun Aitam

Wali Kota Batu menambahkan, setiap anak memiliki potensi masing-masing.

Orang Tua dan Guru wajib memberikan dukungan dan arahan agar anak mampu mengembangkan potensi yang dimiliki. (diskominfo /dws)