Satujuang, Batam- Kapolda Kepri Asep Safrudin memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel gabungan atas suksesnya pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) secara resmi mengakhiri Operasi Ketupat Seligi 2026 yang berlangsung selama 13 hari.
Operasi tersebut dilaksanakan dari tanggal 13 hingga 25 Maret 2026 untuk memastikan keamanan selama Lebaran.
Situasi wilayah Kepulauan Riau dinyatakan aman, tertib, dan kondusif sepanjang periode operasi.
“Keberhasilan Operasi Ketupat Seligi 2026 adalah buah dari sinergi nyata antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, hingga masyarakat,” ujar Kapolda Kepri Asep Safrudin, Jumat (27/3/26).
Sinergi ini memastikan semua pihak bahu-membahu agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan rasa aman dan nyaman.
Data evaluasi menunjukkan situasi Kamtibmas di Kepulauan Riau terkendali dengan nol kejadian menonjol.
Tidak ada gangguan keamanan maupun kecelakaan lalu lintas fatal yang tercatat pada titik-titik prioritas pengamanan.
Sebanyak 1.450 personel gabungan dikerahkan ke seluruh kabupaten dan kota di Kepri.
Mereka bertugas menjaga simpul-simpul keramaian serta jalur mobilitas utama arus mudik dan balik.
Meski meraih rapor hijau, Kapolda tetap memberikan catatan evaluasi terkait dinamika kamtibmas di luar area target operasi.
Dinamika tersebut masih dipengaruhi oleh tingkat kewaspadaan masyarakat.
Sebagai langkah keberlanjutan, Polda Kepri tidak mengendurkan pengawasan pasca-operasi.
Sebanyak 135 personel dikerahkan dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) mulai tanggal 26 hingga 29 Maret 2026.
“Meskipun operasi resmi berakhir, kami menginstruksikan jajaran untuk tetap siaga,” tegas Kapolda.
Fokus saat ini adalah mengawal sisa arus balik dan aktivitas masyarakat pasca-libur panjang agar tetap kondusif. (NIP)
