Satujuang, Seluma, Bengkulu- PT Energi Swa Dinamika Muda (ESDMu) berkomitmen penuh terhadap pertambangan. Perusahaan ini ingin menumbuhkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat melalui program tanggung jawab sosial berbasis kemandirian.
Setiap aktivitas tambang harus menjadi sumber kesejahteraan bagi warga lingkar tambang.
“Kami ingin program CSR tidak berhenti di bantuan dana. Kami ingin tumbuh bersama masyarakat, menciptakan ekonomi yang mandiri, dari dapur rumah tangga hingga industri emas rakyat,” ujar perwakilan manajemen PT ESDMu, Sabtu (18/10/25).
Manajemen PT ESDMu menekankan pentingnya kemandirian ekonomi. Mereka bertekad menciptakan kesejahteraan dari rumah tangga hingga industri emas rakyat.
Fokus utama ESDMu adalah menciptakan peluang usaha. Mereka juga memberdayakan ekonomi keluarga di sekitar wilayah operasi. Salah satunya dengan membentuk koperasi ibu-ibu lokal.
Koperasi ini akan bermitra langsung dengan perusahaan. Mereka menyediakan jasa konsumsi harian bagi lebih dari 1.000 pekerja tambang.
Model ini membuka ruang usaha tanpa menghilangkan akar sosial warga. Selain koperasi perempuan, ESDMu membuka kemitraan untuk petani dan peternak lokal.
Mereka akan memenuhi kebutuhan logistik tambang. Ini termasuk beras, sayuran, buah, daging, ikan, dan susu segar.
“Kegiatan tambang membutuhkan pasokan besar setiap hari. Kami ingin kebutuhan itu dipenuhi oleh masyarakat sekitar agar uang tetap berputar di Seluma,” jelas pihak manajemen.
Langkah ini memperkuat rantai pasok lokal. Sektor pertanian dan peternakan rakyat di sekitar wilayah operasi pun diharapkan hidup kembali. Pendekatan ini menciptakan efek ekonomi berantai.
Petani, nelayan, koperasi, hingga pelaku UMKM akan terlibat aktif. Mereka turut serta dalam kegiatan tambang yang berkelanjutan.
Program penting lainnya adalah pengembangan industri kerajinan emas dan perak rakyat. PT ESDMu menilai tambang harus memberi ruang bagi masyarakat.
Mereka berhak menikmati nilai tambah dari sumber daya alam sendiri.
“Kita tidak ingin emas Seluma hanya berhenti sebagai bahan mentah. Kita ingin melihat perhiasan buatan tangan anak Bengkulu menjadi produk bernilai tinggi yang lahir dari tanah sendiri,” tambah perwakilan perusahaan.
Untuk itu, perusahaan menyiapkan rancangan pelatihan teknis. Ini melibatkan perguruan tinggi dan lembaga ekonomi kreatif bagi pengrajin lokal di Seluma dan sekitarnya.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, PT ESDMu akan membangun sejumlah fasilitas umum. Ini meliputi sekolah, rumah ibadah, sarana olahraga, dan pusat kesehatan.
Fasilitas ini tidak hanya untuk karyawan perusahaan. Namun, juga akan dibuka bagi warga sekitar. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
“Kami percaya tambang bisa menjadi berkah, asalkan dijalankan dengan hati dan tanggung jawab. Kami ingin dikenal sebagai tambang yang meninggalkan manfaat, bukan luka,” tutup pernyataan resmi perusahaan.
Langkah-langkah ini menunjukkan arah baru industri pertambangan di Bengkulu. Ini bukan model eksploitatif, melainkan pembangunan sosial-ekonomi yang menumbuhkan kemandirian. (Red)
