Penertiban PKL Pasar Minggu Bengkulu Diwarnai Perlawanan, Dialog Belum Terjadi

Satujuang, Bengkulu- Tim gabungan Pemerintah Kota Bengkulu saat melakukan penertiban terhadap puluhan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan KZ Abidin Pasar Minggu mendapatkan perlawanan dari para pedagang, Selasa (25/11/25) pagi.

Tim gabungan tersebut terdiri dari Satpol PP, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin), serta dikawal oleh anggota Polisi dan TNI.

Ketua Perkumpulan Pedagang Pasar Minggu (P3MB), Edi Susanto, menyatakan pihaknya menolak dipindahkan ke area yang telah disediakan Pemerintah Kota Bengkulu.

Edi Susanto menjelaskan bahwa para pedagang menghormati tugas aparat penegak hukum, namun mereka memilih untuk tetap bertahan di lokasi saat ini.

“Hal ini karena tidak adanya dialog resmi yang dilakukan oleh pemerintah Kota dengan kami para pedagang,” tegas Edi Susanto.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bengkulu telah mengimbau para pedagang untuk memindahkan barang dagangan mereka ke lokasi yang tersedia di Pasar Trans Modern atau pelataran Pasar Minggu.

Lokasi pelataran yang dibangun Pemkot tersebut dapat ditempati pedagang tanpa dipungut biaya sepeser pun alias gratis.

Penertiban ini dilakukan berdasarkan upaya penegakan Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 3 tahun 2008.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kota Bengkulu belum dapat memberikan keterangan. (Red/Im)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *