Satujuang, Jawa Barat- Mahasiswa Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), Fahmi Saeful Bahri Sudrajat, raih predikat peserta terbaik parlemen kampus DPR RI.
Mahasiswa semester 4 Program Studi Ilmu Pemerintahan UNIKOM ini terpilih jadi Peserta Terbaik dalam kegiatan Parlemen Kampus 2025 yang diselenggarakan Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (Setjen DPR RI).
Fahmi dinilai telah menunjukkan kontribusi aktif dalam diskusi, menyampaikan gagasan kritis, solutif, dan relevan terhadap substansi RUU yang dibahas.
Ia dinilai memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif, serta menyampaikan pandangan yang inovatif tentang pentingnya membangun sistem pendidikan yang inklusif, merata, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
“Dukungan dari kampus dan program studi sangat berarti bagi saya. Mereka membantu proses administrasi, memberikan motivasi, dan ruang untuk berkembang,” ungkap Fahmi dalam wawancara, Kamis (1/5/25).
Fahmi berharap, Parlemen Kampus dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun dan menjangkau lebih banyak mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memperluas wawasan dan jejaring akademik, tetapi juga menjadi sarana penting dalam membentuk karakter generasi muda yang kritis, peduli, dan aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi, khususnya dalam bidang pendidikan.
“Semoga pengalaman ini bisa menginspirasi mahasiswa lainnya untuk tidak hanya menjadi penonton, tapi juga ikut terlibat dalam membentuk masa depan bangsa,” pungkas Fahmi.
Diketahui, proses seleksi peserta dilakukan secara terbuka dan kompetitif. Diawali mengisi formulir Google Form.
Kemudian menyusun gagasan tertulis terkait tema kegiatan, serta melampirkan Curriculum Vitae (CV) sebagai bahan pertimbangan. Lalu para pemdaftar akan diseleksi secara administratif dan penilaian substansi gagasan.
Parlemen kampus berlangsung tanggal 16–17 April 2025 di Graha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bandung.
Untuk diketahui, Parlemen Kampus merupakan forum simulasi sidang parlemen yang dirancang untuk memberikan ruang kepada mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia dalam menyampaikan aspirasi serta berdiskusi mengenai isu-isu strategis nasional.
Tahun ini, topik yang diangkat berfokus pada Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) No 20 Tahun 2003.
Penekanan khusus pada Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) nomor 88 dan 120 yang membahas tentang kurikulum pendidikan tinggi dan tanggung jawab pendanaan pendidikan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting nasional, diantaranya Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudin, serta para pejabat tinggi dari Setjen DPR RI.
Tidak hanya itu, acara ini juga melibatkan sejumlah akademisi ternama, seperti Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof Dr Cecep Darmawan M.Si, dan Guru Besar Hukum Tata Negara dari UNPAD, Prof Dr Susi Dwi Harijati SH M.Hum. (red)
