Satujuang, Bengkulu- Kolaborasi Pemprov, Polda, dan masyarakat mewujudkan Indonesia ASRI di Pantai Panjang melalui gerakan kebersihan lingkungan, Jumat (6/2/26).
Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan Pantai Panjang ini dihadiri Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Nandar Munadi, mewakili Gubernur Bengkulu.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono secara resmi membuka gerakan tersebut.
“Gerakan Indonesia ASRI ini adalah implementasi arahan Bapak Presiden,” ujar Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono.
Pelaksanaannya melibatkan seluruh unsur, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur mencerminkan semangat kolaborasi dan kepedulian bersama terhadap lingkungan, khususnya kawasan wisata Pantai Panjang.
“Gerakan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” jelas Kapolda.
Selain itu, Kapolda juga mengungkapkan kegiatan serupa rutin dilakukan melalui program GEMPAR (Gerakan Merdeka Pantai Rame-Rame).
Program GEMPAR dilaksanakan bersama pemerintah daerah secara berkala setiap bulan.
“Kegiatan ini akan terus kami lanjutkan dan gaungkan agar pelaksanaannya semakin masif,” imbuhnya.
Hal ini bertujuan memberikan dampak nyata bagi kebersihan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Gerakan Indonesia ASRI di Pantai Panjang ini diinisiasi oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Bengkulu.
Sejalan dengan arahan Presiden, kegiatan ini diharapkan menggerakkan seluruh unsur baik TNI, Polri, pemerintah daerah, BUMN, hingga elemen masyarakat yang diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.
Aksi Bersih-Bersih Pantai Panjang direncanakan melibatkan berbagai pemangku kepentingan strategis.
Pemangku kepentingan tersebut antara lain Gubernur Bengkulu, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, unsur Forkopimda, instansi vertikal, pemerintah daerah, BUMN, serta instansi terkait lainnya. (RlsKominfo)






