Kebakaran 63 Kapal Perikanan Jadi Perhatian Khusus Wali Kota Tegal

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Tegal– Kebakaran 63 kapal perikanan di Pelabuhan Pantai Tegalsari, Kota Tegal, beberapa hari lalu merupakan masalah yang sangat kompleks.

“Kebakaran kapal perikanan yang baru-baru ini terjadi di Pelabuhan Perikanan Pantai Tegalsari harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak,” ujar Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono pada acara sosialisasi, Kamis (24/8/23).

Dalam acara Sosialisasi Keselamatan Operasional Kapal Penangkap Ikan, Dedy menyatakan bahwa tidak ada gunanya saling menyalahkan, melainkan lebih penting untuk melakukan introspeksi terhadap diri sendiri.

Dedy mengajak semua pihak terlibat untuk bersama-sama fokus dalam mengatasi dampak buruk yang ditimbulkan oleh musibah ini.

“Perlu adanya komitmen bersama dan tanggung jawab masing-masing individu untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan,” imbuh Dedy.

Ia juga mengingatkan para pemilik kapal untuk patuh terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah disosialisasikan.

Dedy juga menekankan bahwa keselamatan bersama harus menjadi prioritas utama, dan mengajak semua pihak untuk belajar dari kejadian ini guna mencegah terulangnya kebakaran kapal di masa depan.

“Selain itu, penandatanganan resume notulen rapat juga dilakukan sebagai langkah menuju kesepakatan untuk mematuhi persyaratan keselamatan operasional kapal penangkap ikan,” ungkap Dedy.

Semua pihak diharapkan bersinergi untuk mencegah terulangnya musibah serupa dan menjaga keselamatan bersama.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Komandan Lanal Tegal, Kapolres Tegal Kota, Kasdim Kodim 0712, serta perwakilan dari instansi terkait seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan.(NT/Hera)