Dua Rumah Sakit Beda Diagnosa, Gadis 12 Tahun Tutup Usia

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Bengkulu – Meisya Veronika Abelia Putri menghembuskan nafas terakhirnya karena tak mampu melawan sakit yang menyerang tubuhnya.

Sebelumnya, gadis belia berusia 12 tahun ini dinyatakan mengidap penyakit Demam Berdarah oleh pihak Rumah Sakit (RS) UMMI Kota Bengkulu.

Pihak keluarga sudah berjuang untuk kesembuhan gadis belia yang biasa dipanggil Abel ini.

Diceritakan oleh pamannya, Adi, awalnya Abel dibawa berobat ke Bidan desa. Tapi, setelah tiga hari panasnya tidak turun.

“Akhirnya kami bawa ke RS M Yunus Kota Bengkulu, tapi keponakan saya disuruh pulang. Kata pihak RS hanya demam biasa, akhirnya kami bawa pulang ke rumah,” tuturnya, Minggu (18/9/22).

Setelah dibawa pulang, ternyata keadaan Abel semakin parah, besok harinya (hari ini Minggu, red) pihak keluarga memutuskan membawa kembali Abel ke RS.

Namun, tidak dibawa ke RS sebelumnya, akan tetapi dibawa ke RS UMMI kota Bengkulu untuk mendapatkan perawatan.

“Sampai di sana pihak RS UMMI langsung cepat ambil tindakan, sampai Dokter marah karena telat bawa Abel ke RS,” ungkapnya.

Setelah di diagnosa, Abel dinyatakan mengidap demam berdarah oleh pihak RS UMMI.

“Saat itu keadaan Abel sudah kritis, sudah tak sadarkan diri dari pagi hari sebelumnya, dan kami harus terima kenyataan, pihak RS UMMI menyatakan Abel sudah tak tertolong lagi,” tutupnya.

Saat ini jenazah Abel sudah dibawa kembali ke rumah orang tuanya di Desa Padang Pelasan Kabupaten Seluma.

Duka lara, tangis keluarga menyambut kedatangan jenazah gadis belia yang cantik itu kembali ke rumahnya.

Saat ini pihak keluarga tengah mempersiapkan proses pemakaman Abel, gadis kecil yang meninggalkan banyak kenangan indah. (Red)