Pemko BATAM BP BATAM

Aksi Kolaborasi Penurunan Stunting di Desa Jagapura Brebes

Kolaborasi penanganan kasus stunting di Desa Jagapura dilaksanakan di halaman PT Megasari.

Brebes – Upaya penurunan kasus Stunting di Kabupaten Brebes yang relatif masih tinggi terus digenjot oleh pemerintah Kabupaten Brebes dengan berbagai upaya.

Salahsatunya yang dilaksanakan pemerintah Desa Jagapura, Kecamatan Ketanggungan yang bekerjasama dengan perusahaan melalui program Aksi Kolaborasi Bersama Penurunan Stunting dan Upaya Penanganan Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir di Desa Jagapura.

Kepala Desa Jagapura, Sida Thalia, kepada awak media menjelaskan kondisi kasus Stunting di desa yang dipimpinnya tidak terlalu banyak kasus, namun ada beberapa kejadian yang memang butuh bantuan dari pihak terkait lainnya.

Menurutnya, di Desa Jagapura, adanya kasus stunting telah dicek langsung oleh bidan desa bersama Kepala Puskesmas.

Namun menurut bidan desa hal tersebut tidak termasuk stunting karena hanya kelainan lahir bawaan dalam keadaan pendek dan ada faktor keturunan.

Baca Juga :  Briptu Arif, Personil Polda Jateng Juara 1 Lomba Menembak Piala Danjen Kopassus

“Setelah dicek oleh kepala puskesmas dan bidan desa anak tersebut cuma pendek terutama kayak keturunan. Keadaan tersebut masih bisa dikatakan sehat serta gizi dan protein yang diberikan sesuai dengan kebutuhan anak pada masanya,” ujar Sida saat ditemui di kantornya, Jumat (15/7/22).

Sebelumnya pihaknya beberapa hari lalu mengadakan workshop bersama karyawan PT Megasari dan PKK Desa Jagapura di Klinik PT Megasari.

Sida Thalia berharap dengan adanya kerjasama ini dapat memberi inspirasi kepada pabrik – pabrik lainnya untuk dapat kerjasama seperti yang dilakukan PT Megasari dengan melihat langsung lingkungan sekitar dan memberikan bantuan dalam rangka mengurangi angka stunting di Kabupaten Brebes.

Baca Juga :  Bupati Mukomuko Temui Ganjar Ajak Kerjasama Industri Ekraf

Kolaborasi Komunitas Kober

Kegiatan peduli stunting selain menggandeng PT Megasari, Kepala Desa Jagapura, Sida Thalia berkolaborasi dengan beberapa organisasi yang tergabung dalam wadah Komunitas Kober, Yayasan Eska Unggul Indonesia, Klinik Golden Medica dan PT Pokphand.

Memberikan materi pada kegiatan tersebut, perwakilan dari Yayasan Eska Unggul Indonesia menyebut Kabupaten Brebes masuk penyumbang kasus stunting cukup tinggi di Jawa Tengah.

“Sesuai data dari teman – teman kesehatan, Desa Jagapura masih banyak anak – anak yang masuk kategori stunting, termasuk anak yang uderweight maupun gizi buruk,” ungkapnya.

Untuk itulah melalui kerjasama dengan perusahaan – perusahaan yang ada di wilayah Desa Jagapura diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dalam penanganan kasus stanting.

Baca Juga :  Pemkot Bengkulu Serahkan Ambulans Kepada LDII Provinsi Bengkulu

Sementara itu, PT Megasari melalui HRD, Teguh mengatakan, bahwa bantuan yang diberikan adalah merupakan partisipasi dari beberapa komunitas dalam upaya penanganan stunting di Desa Jagapura.

“Kami berharap Desa Jagapura yang oleh pemerintah Kabupaten Brebes disebut sebagai desa miskin dan termasuk tinggi kasus stuntingnya dapat terbantu dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini,” kata Teguh.

Untuk itu, dirinya berharap kolaborasi dengan beberapa komunitas yang telah dilaksanakan akan tetap dapat berjalan dan melanjutkan kegiatan sehingga harapannya dapat mengurangi angka kasus stunting di Desa Jagapura khususnya, serta Kabupaten Brebes pada umumnya. (red/ags)