Satujuang, Seluma- Aksi mogok kerja pemanen PT SIL Seluma resmi berakhir setelah perusahaan menyetujui kenaikan upah panen dari Rp120 menjadi Rp140 per kilogram.
Perwakilan pemanen PT SIL Seluma, Mefi, menyatakan bahwa kenaikan tersebut belum sesuai tuntutan awal sebesar Rp200 per kilogram. Namun, para pekerja tetap menerima keputusan itu dan mengakhiri aksi mogok kerja.
“Alhamdulillah, setelah kami berjuang beberapa hari ini, upah panen kami di PT SIL naik menjadi Rp140 per kilogram,” ujar Mefi, Rabu (21/1/26).
Mefi menambahkan, kenaikan upah tersebut cukup berarti bagi para pemanen.
Ia berharap ke depan pihak perusahaan lebih memperhatikan kesejahteraan para buruh.
“Walaupun tidak naik sesuai harapan kami, kenaikan ini tetap kami syukuri,” jelasnya.
Mefi juga berharap PT SIL Seluma bisa terus berpihak dan bersama rakyat. Ia menegaskan, para pekerja hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, bukan mencari kekayaan.
Setelah adanya kejelasan dari pihak perusahaan, Mefi menambahkan, para pemanen akan kembali bekerja seperti biasa.
“Hari ini PT SIL akhirnya memberikan kejelasan. Insyaallah besok kami sudah mulai bekerja kembali,” tutup Mefi. (Da)






