Marak Keracunan MBG, Presiden Prabowo: Ini Masalah Besar

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan agar kasus dugaan keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak dijadikan alat politik.

Menurutnya, insiden yang menimpa anak-anak itu merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara tuntas.

Presiden Prabowo mengakui ada kelemahan pada tahap awal pelaksanaan program MBG, namun menyatakan optimistis masalah tersebut dapat diselesaikan.

“Ini masalah besar, jadi pasti ada kekurangan dari awal. Tapi saya juga yakin bahwa kita akan selesaikan dengan baik. Kita harus waspada jangan sampai ini dipolitisasi,” kata Prabowo kepada wartawan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (27/9/25).

Meski baru tiba dari kunjungan luar negeri selama tujuh hari, Prabowo mengatakan dia terus memantau perkembangan kasus keracunan MBG di beberapa daerah.

Dalam waktu dekat ia berencana memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana serta pejabat terkait untuk membahas langkah perbaikan pelaksanaan program tersebut.

“Saya baru dari luar negeri 7 hari saya monitor ada perkembangan itu, habis ini saya langsung akan panggil Kepala BGN dengan beberapa pejabat, kita akan diskusikan,” ujarnya.

Presiden menegaskan tujuan utama MBG adalah membantu pemenuhan gizi anak-anak yang kesulitan memperoleh makanan bergizi.

Ia menyebut program itu dirancang untuk mengatasi ketimpangan asupan gizi, terutama bagi anak yang hanya mendapatkan makanan sangat sederhana di rumah.

Presiden Prabowo berjanji akan menindaklanjuti hambatan-hambatan operasional agar tujuan program tetap tercapai demi kesejahteraan anak-anak Indonesia. (AHK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *