Satujuang, Surabaya – Situs resmi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur menjadi korban peretasan pada Rabu (25/6).
Di hasil pencarian Google, sempat terindeks sebuah tautan berjudul “Copot Jabatan dan Penjarakan Khofifah” yang mengarah ke halaman https://kominfo.jatimprov.go.id/galeri/copot-jabatan-dan-penjarakan-khofifah.
Namun saat dibuka, artikel tersebut sudah dihapus dan server menampilkan kode 503 Service Unavailable, sehingga akses ke laman Diskominfo Jatim terganggu.
Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, membenarkan insiden tersebut dan mengatakan timnya tengah melakukan pelacakan jejak digital pelaku.
“Saat ini kami masih dalam proses tracing. Memang ada upaya peretasan terhadap website kami,” ujar Sherlita, Kamis (26/6/25).
Terkait konten yang menyinggung Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pihak Diskominfo belum memberikan keterangan lebih lanjut.
Sebelumnya, Khofifah dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dugaan korupsi dana hibah Pokmas APBD Jatim 2021–2022.
Namun ia berhalangan hadir karena cuti menghadiri wisuda anaknya di Peking University, China.
Hingga kini, KPK belum mengumumkan jadwal ulang pemeriksaan tersebut. (AHK)






