Satujuang, Lebong-Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lebong mengadakan diskusi publik tentang pengembangan sumber energi panas bumi sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lebong.
Diskusi digelar di Resto Selebar Lebong, dengan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Pihak PGE Hulu Lais Kabupaten Lebong, Komisi III DPRD Kabupaten Lebong, dan Pemda Lebong serta dihadiri langsung ketua DPD KNPI Lebong, Harry Kafri, Selasa (27/5/24).
“Diskusi publik ini bertujuan untuk membahas potensi pengembangan sumber energi panas bumi di Kabupaten Lebong dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, khusunya di kabupaten Lebong,” Sampai Harry dalam sambutannya.
Dia megharapkan diskusi yang digelar bisa mencari solusi agar PT PGE Hulu Lais bisa secepatnya beroperasi.
Karena menurutnya, PGE mempunyai peluang besar untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat Lebong khususnya pemuda.
“Semoga dalam diskusi tadi kita bisa segera mendapat kabar baik dari PGE akan kapan beroperasinya,” Tutup Harry.
Sebelum diskusi, pihak PGE Hulu Lais memaparkan tentang potensi sumber daya panas bumi yang ada di Kabupaten Lebong dan rencana pengembangan yang sedang dilakukan.
“Kalau dari PGE sudah siap beroperasi, cuman kita masih menuggu Turbin dari pihak PLN, kalau PLN sudah bisa memasang Turbinnya saya yakin perekomian dan peluang kerha di Kabupaten Lebong akan meningkat” Singkat Mulyadi perwakilan dari PGE.
Sementara itu, Komisi III DPRD Kabupaten Lebong, yang diwakili Rodi, membahas tentang peran pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sumber energi panas bumi dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan pendapatan daerah.
Pemda Lebong juga memaparkan tentang rencana strategis pengembangan sumber daya alam di Kabupaten Lebong.
Diskusi publik ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengembangan sumber energi panas bumi di Kabupaten Lebong.
Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mendukung pengembangan sumber energi panas bumi sebagai salah satu upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.






