Jakarta- Saat maag menyerang, perut akan mengalami berbagai gejala yang mengganggu, mulai dari perut kembung, sensasi panas di perut bagian atas, hingga nyeri.
Gejala-gejala ini bisa muncul kapan saja, terutama setelah makan atau ketika terlambat makan.
Maag umumnya disebabkan oleh tukak lambung atau gastritis, yaitu peradangan pada dinding lambung.
Untuk meredakan gejala maag, biasanya digunakan obat-obatan. Namun, terlalu sering mengonsumsi obat dapat menimbulkan efek samping yang merugikan.
Alih-alih tergantung pada obat, menjaga pola makan dengan asupan yang tepat dapat membantu meringankan maag. Berikut beberapa makanan yang baik untuk penderita maag.
Pertama, konsumsi makanan tinggi lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh dapat mengurangi peradangan pada lapisan lambung, berbeda dengan lemak jenuh yang justru bisa berbahaya.
Sumber lemak tak jenuh seperti ikan sarden, tuna, salmon, kacang-kacangan, biji-bijian, dan alpukat bisa menjadi pilihan.
Kedua, makanan kaya probiotik seperti yogurt Yunani, tempe, kefir, dan keju cottage. Probiotik ini membantu meningkatkan kesehatan lambung dengan meredakan peradangan dan nyeri.
Ketiga, makanan yang mengandung folat dan vitamin B12. Pada beberapa kasus gastritis, sistem kekebalan tubuh dapat menyerang lambung dan menghambat penyerapan vitamin penting.
Folat dan B12, yang diperlukan untuk pembentukan sel darah merah, bisa didapatkan dari hati ayam, telur, ikan, serta roti atau sereal yang diperkaya.
Selanjutnya, serat tinggi juga diperlukan untuk mengatasi masalah pencernaan. Buah dan sayuran adalah sumber serat yang baik, namun hindari buah asam seperti jeruk dan tomat, serta bumbu pedas seperti cabai.
Terakhir, pilih produk susu rendah lemak. Meskipun susu dibutuhkan untuk kesehatan, penderita maag disarankan mengonsumsi susu rendah lemak agar tidak memperparah gejala maag.
Dengan mengatur asupan makanan ini, gejala maag dapat dikelola lebih baik tanpa terlalu bergantung pada obat.(Red/CNN)






