Satujuang, Batam- Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengapresiasi kinerja Koperasi Konsumen Sekawan, mendorong inovasi unit usaha dan regenerasi anggota di Rapat Anggota Tahunan 2025.
Apresiasi tersebut disampaikan Amsakar dalam forum tertinggi koperasi itu di Sahid Hotel Batam, Sabtu (28/2/26).
Ia menekankan pentingnya inovasi unit usaha. Pembukaan ruang bagi generasi muda juga didorong.
Hal ini guna menjaga keberlanjutan koperasi di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang. Menurut Amsakar, RAT bukan sekadar agenda rutin tahunan.
Ini adalah momentum evaluasi menyeluruh atas kinerja organisasi. Forum ini juga menentukan arah kebijakan ke depan.
“RAT ini adalah ruang strategis untuk melihat capaian, mengidentifikasi tantangan, dan menyusun langkah konkret bagi masa depan koperasi,” ujar Amsakar.
Ia menyoroti tren penurunan jumlah anggota dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini perlu disikapi dengan membuka ruang regenerasi.
Keterlibatan generasi muda juga didorong. Termasuk keluarga besar anggota koperasi.
“Semangat berkoperasi harus diwariskan. Kita perlu mendorong generasi penerus agar melihat koperasi sebagai wadah ekonomi bersama yang relevan dan menjanjikan,” sampainya.
Selain itu, Amsakar menekankan pentingnya formulasi strategi permodalan yang tepat. Ia mendorong pengurus mencari terobosan.
Terobosan itu melalui peningkatan partisipasi anggota. Inovasi unit usaha serta penguatan kerja sama strategis dengan berbagai pihak juga diperlukan.
“Kita harus menemukan skema terbaik agar modal koperasi terus tumbuh dan manfaatnya semakin dirasakan anggota,” imbuhnya.
Meski menghadapi tantangan, Amsakar menilai perkembangan Koperasi Konsumen Sekawan menunjukkan tren positif.
Ia mengapresiasi pengurus yang dinilai telah menjalankan amanah secara profesional.
Pengurus juga dinilai akuntabel. “Selamat kepada seluruh pengurus yang telah bekerja dengan baik,” tutur Wali Kota.
“Semoga capaian ini menjadi fondasi untuk pertumbuhan yang lebih kuat di masa mendatang,” pungkas Amsakar.
Sementara itu, Ketua Koperasi Sekawan Agus Sahiman menjelaskan sejarah koperasi. Koperasi ini berdiri pada 1986.
Awalnya, koperasi bergerak di bidang simpan pinjam. Seiring waktu, unit usaha diperluas. Ini untuk menyesuaikan kebutuhan anggota.
Agus mengakui sebagian anggota saat ini merupakan pensiunan pegawai. Keberlanjutan keanggotaan menjadi tantangan tersendiri.
“Kami terus melakukan pembenahan dan inovasi agar koperasi tetap eksis dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh anggota,” ujar Agus. (NIP)







