Bengkulu – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melakukan dialog terkait pembangunan di kantor Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (BAPPEDA) Provinsi Bengkulu Senin (10/10/22).
“Saya harap program pembangunan yang sedang dilakukan betul-betul dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bukan sekadar mengejar pengakuan Pemerintah pusat,” ujarnya.
Diketahui, Pemrintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu tiga tahun berturut-turut mendapatkan penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI.
Penghargaan itu bentuk apresiasi sebagai daerah terbaik dalam perencanaan dan pencapaian pembangunan.
Rohidin mengakui dengan anggaran yang terbatas dan infrastruktur yang menyebar cukup banyak, butuh waktu dan tahapan untuk memperbaiki kondisi tersebut.
Namun dirinya memastikan perencanaan pembangunan yang telah disusun akan tuntas di periode kepemimpinannya.
Perencanaan dimaksud seperti pembangunan di pulau Enggano, pembangunan pelabuhan nelayan di Kabupaten Seluma, penataan kawasan Danau Dendam Tak sudah.
Kemudian penataan kawasan terminal Air Sebakul dan perbaikan jalan provinsi di kabupaten kota.
Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu Isnan Fajri mengatakan Pemprov juga berupaya mendapatkan anggaran di luar mekanisme APBD untuk mendukung pembangunan daerah.
Salah satunya mengusulkan anggaran ke Kementerian Lembaga melalui perwakilannya yang ada di daerah.
“Tahun ini kita dapat 94 miliar melalui Balai Jalan Kementerian PUPR untuk membangun jalan provinsi di kabupaten kota,” tandas Isnan. (red/Adv)
