Tragedi Pencarian Ikan Cupang: Pelajar SD Tewas Tenggelam di Danau Dendam

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Kota Bengkulu- Seorang pelajar SD tewas tenggelam di rawa, danau Dendam Tak Sudah Kota Bengkulu saat mencari ikan cupang hias, Senin (26/1/26).

Korban bernama Dafa Ibnu, berusia 11 tahun, merupakan warga Kelurahan Panorama.

Ia ditemukan meninggal dunia di area rawa bawah Jembatan Elevated, Kelurahan Dusun Besar.

Peristiwa tragis ini bermula saat Dafa bersama rekan-rekan sebayanya menyusuri tepian rawa untuk mencari ikan cupang hias.

Setelah berhasil mendapatkan beberapa ekor ikan cupang di pinggiran, korban diduga berniat mencari ke area yang lebih tengah.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, Dafa sempat mencoba mengukur kedalaman air menggunakan sebatang kayu.

Namun, karena kondisi dasar rawa yang tidak stabil dan kedalaman air signifikan, korban seketika terperosok dan hilang dari permukaan.

Dafa diketahui tidak bisa berenang, yang memperparah situasi saat ia terperosok.

Laporan tenggelamnya korban segera direspons oleh pihak berwenang.

Operasi pencarian berlangsung intensif selama hampir empat jam melibatkan tim gabungan.

Tim tersebut terdiri dari Tim SAR Gabungan, Personel Brimob Polda Bengkulu, dan warga setempat.

Sekitar pukul 16.00 WIB, tim gabungan berhasil menemukan posisi korban di dasar rawa.

Dafa ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, kemudian jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit DKT Bengkulu.

Setelah itu, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk prosesi pemakaman.

Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat mengenai keamanan di area perairan terbuka.

Aparat setempat mengimbau para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak.

Terutama di lokasi-lokasi rawan seperti rawa atau sungai yang sedang mengalami kenaikan debit air.

Saat ini, jenazah telah dibawa ke rumah duka di Kelurahan Panorama untuk menjalani prosesi pemakaman. (Red)