Satujuang, Bengkulu Selatan- Polres Bengkulu Selatan resmi menjalankan operasi pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), dengan menyiagakan personel selama 14 hari ke depan.
Operasi ini difokuskan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan wilayah dalam momentum akhir tahun.
Langkah preventif hingga preemtif disiapkan sebagai strategi utama demi terciptanya suasana yang kondusif.
Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Awilzan SIK MH melalui Kasat Sampta, Iptu Surya Darma menyampaikan, gelar pasukan telah dilaksanakan pada Jumat (19/12/25), dan seluruh personel akan menempati pos masing-masing mulai Sabtu besok.
“Ada tiga pos yang kita siapkan. Pos terpadu di Simpang DPRD Jalan Letnan Jahidin, pos pengamanan gereja di Jalan Letnan Tukiran, dan pos pelayanan di Pantai Pasar Bawah,” jelas Surya.
Surya menuturkan pola pengamanan yang diterapkan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif.
Langkah preemtif dilakukan melalui pendekatan anggota kepada masyarakat, untuk menciptakan rasa aman dan nyaman saat umat Kristiani menjalankan ibadah Natal.
Sementara upaya preventif difokuskan pada pengamanan pusat keramaian seperti tempat wisata, pasar, pertokoan, hingga titik rawan aksi kejahatan 3C (curat, curanmor, dan curas).
“Patroli gabungan akan dilakukan setiap hari dan malam selama operasi Nataru berlangsung,” tegas Surya.
Ia menambahkan, pola pengamanan lintas sektor melibatkan Satpol PP, Damkar, Dinas Kesehatan, BPBD, hingga unsur TNI-Polri yang bertugas di seluruh pos pengamanan dan pelayanan.
Untuk menciptakan suasana aman dan tertib, Surya mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban selama menyambut tahun baru serta tidak berlebihan dalam bereuforia.
“Kita imbau masyarakat agar menahan diri. Kita masih berduka atas musibah banjir yang terjadi di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” imbau Surya.
Surya menegaskan imbauan ini akan terus disosialisasikan secara preemtif, termasuk melalui mobil patroli dan komunikasi bersama tokoh masyarakat.(Red)
