Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijriah Batam: Jangan Lewatkan Rute Meriahnya!

Perkiraan Waktu Baca: 3 menit

Satujuang, Batam- Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah mematangkan persiapan pelaksanaan pawai takbir Idul fitri 1447 Hijriah yang akan menyemarakkan malam kemenangan umat Islam setelah Ramadan.

Rapat koordinasi terkait persiapan kegiatan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (12/3/26).

Firmansyah menyatakan bahwa pawai takbir adalah agenda tahunan yang sangat dinantikan masyarakat Batam.

Oleh karena itu, pemerintah kota memastikan seluruh persiapan dilakukan secara matang demi kelancaran, keamanan, dan kemeriahan acara.

“Pawai takbir menjadi momentum syiar Islam sekaligus sarana kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul fitri,” ujar Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah.

Firmansyah juga berharap pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan dinikmati oleh seluruh masyarakat.

Pawai takbir akan dilaksanakan pada malam 1 Syawal 1447 H, dimulai pukul 19.30 WIB.

Rute pawai akan berawal dari kawasan Dataran Engku Putri, Batamcentre.

Peserta kemudian akan melintasi Simpang Pollux menuju Simpang Kepri Mall.

Perjalanan dilanjutkan melalui Flyover Laluan Madani dan Simpang Gelael.

Rombongan akan melewati Bundaran Madani, Hotel 01, dan Bundaran BP Batam.

Pawai akan berakhir kembali di kawasan Kantor Wali Kota Batam.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam Yusfa Hendri menambahkan bahwa pawai takbir tahun ini akan diramaikan oleh kendaraan hias dari berbagai instansi dan organisasi.

“Kami mengundang partisipasi berbagai pihak untuk ikut memeriahkan pawai takbir,” kata Yusfa.

Pihak-pihak yang diundang meliputi BP Batam, organisasi perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, instansi vertikal, perbankan, dan sektor perhotelan.

Yusfa menjelaskan bahwa kendaraan hias peserta pawai harus memenuhi sejumlah ketentuan teknis.

Kendaraan yang diperbolehkan adalah mobil pikap atau lori dengan maksimal enam roda.

Tinggi kendaraan hias dibatasi maksimal empat meter dari permukaan jalan.

Jarak minimal dari permukaan aspal ke bagian bawah kendaraan hias adalah sekitar 50 sentimeter.

Setiap kendaraan diharapkan diisi oleh 7 hingga 10 peserta.

Peserta harus menampilkan logo, slogan, serta dekorasi bertema Idulfitri.

Konstruksi dekorasi wajib dirancang aman dan tidak mengganggu pandangan pengemudi.

Dekorasi juga tidak boleh menghalangi sistem penerangan kendaraan.

“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” ujar Yusfa.

Ia menegaskan bahwa desain kendaraan hias harus memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan berlalu lintas.

Seluruh kendaraan yang akan mengikuti lomba wajib mendaftar ke Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam.

Pendaftaran harus dilakukan paling lambat 18 Maret 2026 untuk mendapatkan nomor peserta.

Penilaian lomba pawai takbir akan mencakup beberapa aspek meliputi lafaz dan suara takbir.

Dekorasi kendaraan harus sesuai dengan tema Idulfitri. Kerapian dan keserasian juga menjadi poin penting dalam penilaian.

Jumlah peserta dan kekompakan tim akan turut dinilai. Ketertiban dalam berlalu lintas juga menjadi kriteria penilaian.

Panitia telah menyiapkan hadiah menarik bagi peserta terbaik. Juara pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp12 juta.

Hadiah untuk juara kedua adalah Rp10 juta. Sementara itu, juara ketiga akan memperoleh Rp8 juta.

Yusfa menambahkan, kendaraan pendukung yang mengiringi peserta juga diminta mengutamakan keselamatan.

Prioritas keselamatan ini terutama berlaku bagi kendaraan terbuka yang membawa anak-anak.

“Kami mengimbau seluruh peserta dan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung,” ujar Yusfa.

Pemerintah Kota Batam berharap pawai takbir tahun ini dapat mempererat kebersamaan masyarakat.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah semarak perayaan Idul fitri di Kota Batam. (NIP)