Masyarakat Pulau Enggano Sampaikan Terima Kasih Kepada Sufmi Dasco Ahmad

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Bengkulu– Masyarakat Pulau Enggano menyampaikan terima kasih kepada Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, atas upaya penyampaian persoalan krisis transportasi laut yang tengah melanda wilayah terluar itu kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Ucapan terima kasih disampaikan langsung oleh Milson Kaitora, Koordinator Kepala Suku Enggano (Pabuki) bersama enam kepala suku: Kaitora, Kahua, Karubi, Kahruba, Kauno, dan Kamek, serta seluruh masyarakat adat Enggano.

“Saya Pak Pabuki bersama seluruh kepala suku dan masyarakat Enggano mengucapkan terima kasih kepada Wakil Ketua DPR RI, Bapak Sufmi Dasco Ahmad, yang telah menyampaikan substansi permasalahan kami kepada Presiden Prabowo Subianto,” ujar Milson Kaitora dalam sebuah rekaman video, Selasa (24/6/25).

Ia menegaskan bahwa sejak Maret 2025, transportasi laut ke Pulau Enggano terhenti total, menyebabkan krisis logistik dan ekonomi yang menimpa lebih dari 4.000 penduduk.

“Situasi ini telah menimbulkan banyak kerugian dan hampir membuat kami putus asa karena tidak ada perhatian dari pemerintah,” ujarnya.

Milson berharap, dukungan dari DPR RI dan penyampaian langsung kepada Presiden dapat mengetuk hati pemerintah pusat untuk segera menangani kesulitan yang dihadapi warga Enggano.

“Salam hormat kami untuk Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Masyarakat adat Enggano ya uwaika,” ucapnya.

Sementara itu, dalam wawancara hari ini, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan telah diminta oleh Ketua DPR RI Puan Maharani untuk mewakili lembaga legislatif dalam upaya penyelesaian masalah Enggano.

“Pulau Enggano menjadi perhatian bersama, bersamaan dengan sengketa beberapa pulau di Sumatera dan Aceh. Saya telah diminta untuk berkomunikasi langsung dengan Presiden Prabowo,” kata Dasco.

Menurutnya, upaya sementara masih dilakukan oleh Pelindo untuk mengeruk pendangkalan pelabuhan.

Namun, pada hari ini DPR RI menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah guna merumuskan langkah penyelesaian yang lebih komprehensif.

“Mudah-mudahan pada hari ini semua langkah-langkah yang akan diambil bisa dituntaskan dalam rapat koordinasi,” tutup Dasco. (Red)