Mukomuko – Sekretaris desa Pelokan Kabupaten Mukomuko, Rita Zulmaini, selain menjabat sebagai perangkat desa, ia diduga memiliki double job dengan menjadi Honorer di Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Mukomuko.
“Dia memiliki SK Honorer Daerah atau Honda di dinas pendidikan, bertugas di TK Tunas Harapan desa Pelokan
dan juga memiliki SK Sekdes di desa Pelokan yang sudah berjalan sekitar sebelas tahun,” ungkap seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
“Hal ini sangat berdampak pada pelayanan desa atau pun TK tempat dia bertugas, bagaimana bisa efesien kalau disaat jam tugas yang sama, bisa mengerjakan dua pekerjaan yang berbeda. Itu juga menutup kesempatan masyarakat lain untuk bisa berpartisipasi di pemerintahan kabupaten Mukomuko,” tuturnya.
Menyikapi hal tersebut, ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Projamin, Nurul Huda Mohtar meminta kepada Diknas kabupaten Mukomuko dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) untuk menindaklanjuti masalah ini.
“Kita meminta Diknas kabupaten Mukomuko untuk menindaklanjuti, serta Dinas PMD yang menaungi desa agar menertibkan hal ini, apa lagi berdasarkan program Bupati Mukomuko yang mau merumahkan Honda serta akan melakukan efesiensi honorer. Supaya tidak menjadi beban daerah,” tutupnya.
Dilain pihak, Kepala Dinas PMD Kabupaten Mukomuko, Gianto, S.H., M.Si., seperti dilansir dari kabarbengkulu.id mengatakan, dirinya sudah menginstruksikan kepada Kepala Desa (Kades) untuk segera menertibkan kinerja perangkat yang bekerja di dua tempat (Double Job) bahkan lebih.
Pasalnya, perangkat yang double job dinilai tidak efektif melaksanakan tugasnya, terutama dari jam kerja bahkan dari segi yang lainnya. Maka dari itu, dirinya meminta kepada Kades agar berkoordinasi ke Kecamatan, untuk segera menertibkan hal tersebut agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.
“Untuk saat ini kami sudah berupaya untuk menertibkan hal tersebut dengan menginstruksikan kepada Kades. Karena jika dilihat dari efektivitasnya, perangkat desa yang double job sangat tidak efektif dalam tugasnya melaksanakan pelayanan,”kata Gianto. (Sulbani)






