Satujuang, Blitar- Polres Blitar Kota menggelar tes urine mendadak bagi pejabat utama, Kapolsek, dan personel untuk memastikan lingkungan kerja bebas narkoba, Selasa (24/2/26).
Pemeriksaan ini dilaksanakan seusai apel pagi di gedung Patriatama Mapolres Blitar Kota, dipimpin langsung oleh Kapolres.
Sebanyak 100 personel mengikuti tes, terdiri dari 21 pejabat utama, 9 Kapolsek, dan 70 personel Polres Blitar Kota.
Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen institusi menindaklanjuti arahan Kapolri.
Tujuannya adalah menjaga integritas serta memastikan seluruh anggota bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Tes urine ini merupakan bentuk pengawasan dan pencegahan di internal,” ujar AKBP Kalfaris Lalo.
Ia menambahkan, hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh personel yang diperiksa dinyatakan negatif, sebelum upaya penegakan hukum keluar dilakukan.
Menurutnya, pengawasan internal perlu dilakukan secara berkala tanpa pemberitahuan sebelumnya guna menjaga objektivitas hasil.
Langkah ini juga menjadi wujud tanggung jawab Polri dalam mempertahankan kepercayaan publik.
Proses pemeriksaan turut diawasi oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) untuk memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan sesuai prosedur.
“Tidak ada ruang bagi pengguna dan pengedar narkoba di Polres Blitar Kota,” tegas Kapolres.
Upaya pemberantasan narkoba tidak hanya ditujukan kepada masyarakat, tetapi harus dimulai dari internal institusi.
Dengan lingkungan kerja yang bersih dan profesional, pihaknya berharap dapat terus memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.
“Tes urine mendadak tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Polres Blitar Kota dalam menciptakan lingkungan kerja yang bebas narkoba,” pungkasnya. (Hms-polta)







