Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan VII Dihadiahi Wawali Dedy Kebek Palak

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Bengkulu – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah VII Bengkulu-Lampung, Nurmatias berkunjung ke ruang kerja Wakil Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Senin (12/12/22).

Tujuan kunjungan ini untuk memberitahu kalau Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah VII Bengkulu-Lampung kini berkantor di Jalan Zainul Arifin eks gedung LPMP Kota Bengkulu.

“Alhamdulillah, artinya kami bisa berkordinasi dan komunikasi lebih mudah. Dengan keberadaannya di Bengkulu ini semoga membuat kebudayaan di Bengkulu ini semakin terangkat,” ujar Dedy.

Dalam pertemuan itu, Dedy juga meminta pendapat Nurmatias selaku Kepala BPK Wilayah VII perihal potensi PAD yang bisa digarap oleh pemkot dari cagar budaya rumah kediaman Bung Karno dan Benteng Marlborough.

“Saya ingin setiap pengunjung rumah Bung Karno itu bisa berfoto menggunakan jas Bung Karno lengkap dengan peci dan tongkatnya. Dengan harapan dari situ bisa kita ambil PAD. Apakah itu bisa kami lakukan,” tanya Dedy kepada Nurmatias.

Nurmatias mengatakan Pemkot Bengkulu boleh mengambil PAD dari sana dengan catatan harus ada izin dan MoU terlebih dahulu dengan Dirjen Kemendikbud di pusat.

Setelah MoU, pembagiannya 70 persen untuk Pemkot Bengkulu.

Nurmatias yang datang bersama Kepala TU BPK wilayah VII Cut Zahrina mengaku dapat kabar bahwa Dedy sedang berusaha mengangkat salah satu budaya Kota Bengkulu yakni kebek palak.

Ia sangat apresiasi dan mensupport hal tersebut. Nurmatias kemudian mendapat hadiah dari Dedy berupa 1 buah kebek palak.

Dedy mengatakan, kebek palak itu adalah pakaiannya sehari-hari. Namun dengan rasa bangga ia hadiahkan kepada Nurmatias.

Nurmatias mengatakan, pihaknya punya visi melakukan perlindungan cagar budaya dan objek kemajuan kebudayaan di Bengkulu.

Dikatakannya, ada 2 Undang-undang sebagai dasar dan pedoman yang diakomodir yakni Undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang Pelestarian Cagar Budaya dan Undang-Undang nomor 5 tahun 2017 tentang objek kemajuan kebudayaan.

“Saya tertarik dengan kebek palak yang disampaikan pak Dedy tadi. Karena kebek palak juga masuk dalam salah satu pelestarian nilai budaya,” kata Nurmatias.

Di tengah audiensi itu, hadir Kepala Disperindag Bujang HR dan anggota DPRD Kota Bengkulu Dediyanto, Heri Manto dan Teuku. (rri/danis)