Imbau Pedagang Kembali ke Pasar Johar, Kasatpol PP Ancam Cabut Ijin

Semarang – Para pedagang Bumbon (bumbu dapur) mengemasi dagangannya pada Jumat dini hari (19/8/22) untuk kembali ke Pasar Johar Baru yang telah diresmikan Presiden RI Joko Widodo pada 2021 lalu.

Hal ini dilakukan setelah sekian lama menunggu kepastian relokasi beberapa pedagang yang menempati lapak di penampungan sementara di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang,

Perpindahan secara bertahap pada dini hari tersebut dikawal Satpol PP Kota Semarang dengan mengangkut dagangan para pedagang menggunakan truk Satpol PP dipimpin langsung Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto.

Dikatakan Fajar, di tempat relokasi pasar yang ada di MAJT ini diperkirakan masih ada sekitar 200 pedagang bumbon yang belum pindah kembali ke Pasar Johar Baru.

Dan Fajar berharap para pedagang segera untuk bersedia kembali menempati Pasar Johar Baru, yang telah direnovasi oleh Pemkot Semarang pasca kebakaran tahun 2015 lalu.

“Segeralah kembali tempati pasar ini. Ratusan miliar dana dikucurkan untuk renovasi pasar. Jika tidak segera ditempati, izin registrasi penggunaan kios akan saya usulkan ke Dinas Perdagangan untuk dicabut,” tegas Fajar.

Terpantau pada Jumat dini hari (18/8/22) sekitar 10 pedagang bumbon yang berjualan cabai, bawang, jahe dan lain-lainnya menata tempat di lokasi Pasar Johar Baru.

Sementara ada sekitar 40 an pedagang bumbon lainnya yang telah pindah sebelumnya, namun hanya terlihat daganganya saja yang digelar, sedangkan pemilik dagangan tidak berada ditempat. (red/had)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *