Satujuang, Seluma- Peduli dengan keselamatan pengguna jalan ditunjukkan seorang warga Kabupaten Seluma pada hari pertama Ramadan 1447 Hijriah, secara sukarela ia menambal Jalan Nasional Berlubang.
Asnawi, warga Kelurahan Napal, Kecamatan Seluma Kota, menambal lubang di ruas jalan nasional yang berada di dekat Jembatan Layang Kelurahan Pasar Tais, Kecamatan Seluma Kota, Kamis (19/2/26).
Ruas jalan tersebut merupakan jalur lintas utama yang setiap hari dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, termasuk angkutan barang serta kendaraan antar wilayah.
Kondisi jalan yang berlubang dinilai membahayakan pengendara, terutama saat arus lalu lintas padat maupun ketika hujan mengguyur kawasan tersebut.
Dengan peralatan sederhana, Asnawi menambal sejumlah lubang menggunakan campuran pasir dan semen. Seluruh bahan dibeli menggunakan uang pribadi.
Ia bahkan menyisihkan dana yang sebelumnya disiapkan untuk membeli takjil berbuka puasa bagi keluarganya.
“Saya hanya ingin jalan ini lebih aman. Setiap hari saya lewat sini, dan sering lihat pengendara hampir jatuh karena menghindari lubang,” kata Asnawi di sela-sela pekerjaannya.
Menurutnya, lubang di badan jalan tersebut cukup dalam dan kerap tertutup genangan air saat hujan turun.
Kondisi itu membuat lubang sulit terlihat, terutama pada malam hari, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
Aksi yang dilakukan pada hari pertama puasa itu menarik perhatian warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas.
Sejumlah pengendara tampak memperlambat kendaraan sembari memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut.
Salah seorang warga Kelurahan Pasar Tais menilai langkah yang dilakukan Asnawi sangat membantu, meskipun sifatnya sementara.
“Setidaknya ini bisa mengurangi bahaya untuk sementara waktu. Kami berharap ada perbaikan permanen dari pihak terkait,” ujarnya.
Warga mengakui kondisi jalan berlubang di titik tersebut sudah cukup lama dikeluhkan.
Sebagai jalan nasional, perbaikannya menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui instansi teknis yang menangani infrastruktur jalan.
Namun sebelum ada penanganan resmi, inisiatif warga dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan bersama.
Kecamatan Seluma Kota merupakan kawasan dengan aktivitas lalu lintas yang cukup padat.
Jalur lintas di wilayah ini menjadi akses vital penghubung antarwilayah di Kabupaten Seluma serta daerah sekitarnya.
Kerusakan jalan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian material hingga korban jiwa.
Momentum Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial seolah menguatkan niat Asnawi untuk bertindak.
Tanpa menunggu bantuan, ia memilih turun langsung memperbaiki kondisi jalan semampunya.
Aksi sederhana tersebut menjadi cerminan bahwa kepedulian terhadap fasilitas umum dapat dimulai dari individu.
Meski tidak menggantikan peran pemerintah, langkah kecil itu memberikan dampak langsung bagi masyarakat luas.
Warga berharap perhatian serius segera diberikan terhadap kondisi ruas jalan nasional di wilayah Seluma, khususnya pada titik-titik rawan kerusakan.
Perbaikan permanen dinilai penting agar keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan dapat terjamin secara berkelanjutan.
“Kami masyarakat sangat berharap kepada pemerintah untuk dapat memperhatikan kondisi jalan berlubang seperti ini. Apa lagi ini merupakan jalan Nasional yang ramai dilalui lalulintas. Pemerintah dapat memperbaiki kondisi jalan lintas di Kabupaten Seluma ini,” pungkasnya.(Da)







