Semarang – Kairul Anwar, akhirnya terpilih menjadi ketua Peradi Cabang Kota Semarang periode 2022 – 2027.
Terpilihnya Kairul Anwar berdasarkan Musyawarah Cabang (Muscab) III Perhimpunan Advokad Indonesia Dewan Pengurus Cabang Peradi Kota Semarang tahun 2022 yang digelar di Hotel UTC Semarang, Sabtu (28/5/22).
Dalam Muscab yang mengangkat tema Regenerasi Kepemimpinan Sebagai Wujud Demokrasi ini, ada tiga kandidat yang memperebutkan pucuk pimpinan Peradi Kota Semarang yaitu, Moch. Aris Siswanto, Sunarto dan Kairul Anwar.
Diawal sidang sempat memanas dengan interupsi dan usulan dari anggota sidang yang akhirnya dapat disepakati tata tertib jalannya sidang hingga berjalan lancar sampai akhir pemungutan suara.
Penetapan ketua terpilih Peradi Semarang ini dibacakan pimpinan sidang Prof dari Edi Lisdiyono.
Adapun peserta yang hadir dan menggunakan hak pilih dalam pemungutan suara pada Muscab III Peradi Semarang berjumlah 501.
Dengan perolehan suara, Moch. Aris Siswanto, SH MH mendapat 19 suara, Sunarto, S.Ag SH MH memperoleh 194 suara dan Kairul Anwar, SH MH mendapat 287 suara dan suara tidak sah 1.
“Memutuskan, menetapkan, mengesahkan Kairul Anwar SH MH selaku Ketua Dewan pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia Kota Semarang terpilih, masa jabatan 2022 – 2027,” ucap pimpinan sidang.
“Saya bersyukur ternyata seluruh anggota memberi amanah kepada saya paling tidak 5 tahun ke depan menjalankan program dengan konsekuensi anggota juga mensupport program tersebut,” kata Kairul kepada awak media usai Muscab.
Adapun program pertama yang akan dilaksanakan Kairul dalam mengemban amanah sebagai ketua terpilih Muscab III Peradi Semarang, dirinya akan segera melaunching kantor.
Tujuannya agar dapat memberikan kenyamanan kepada seluruh anggota Peradi Semarang dalam menjalankan profesinya.
“Satu bulan ke depan kita akan lounching kantor DPC Peradi Semarang berdiri sendiri dan tidak boleh tergabung dengan kantor advokat lain, khusus DPC Peradi lokasi ada di Yos Sudarso Squer,” ungkapnya.
Terkait persoalan yang ada di DPN pusat, Kairul menganggap tidak ada masalah karena sudah tahu dan sangat terukur DPN akan dapat menyelesaikan.
“Jadi kita fokus untuk DPC bagaimana kita menopang program DPN terkait mengenai singlebar, PKPA dan lain sebagainya, jadi tidak pengaruh sama sekali,” tegas Kairul.
Ia menegaskan, adanya kisruh di tingkat DPN pada prinsipnya hal tersebut merupakan program nasional dan DPN akan menyosialisasikan di level atas. Begitu level atas sudah bersatu, tingkat bawah akan menyesuaikan.
“Kita pasti akan support, dan akan memberikan dukungan pada DPN nanti. Dan saat ini DPN kan Otto Hasibuan, jadi kita satu garis komando dengan dia,” pungkas Kairul. (had)











