Pamit Joging, Ditemukan Sudah Menjadi Jasad Tergeletak di Lahan Kosong Sepekan Kemudian

Penantian keluarga pria berinisial Pu selama sepekan terakhir berakhir dengan kabar duka mendalam. Pu ditemukan tewas di kawasan pusat Kota Bengkulu.

Jasad korban ditemukan di lahan kosong sekitar Simpang Dekranasda, Kelurahan Anggut Bawah, Senin (4/5/26) pagi. Penemuan ini langsung menggemparkan masyarakat yang melintas.

Kisah memilukan ini bermula tujuh hari lalu. Korban berpamitan kepada pihak keluarga untuk melakukan olahraga joging rutin di kawasan wisata Pantai Panjang.

Namun, sejak saat itu Pu tidak pernah kembali. Upaya pencarian mandiri oleh keluarga tidak membuahkan hasil hingga akhirnya laporan kehilangan menyebar luas.

Titik terang muncul ketika warga mencurigai sebuah sepeda motor terparkir lama. Kendaraan tersebut tampak tidak berpindah tempat di area Simpang Dekranasda sejak lama.

Merasa ada yang ganjil, warga melaporkan keberadaan motor tersebut ke pihak kelurahan. Kabar ini kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Polsek Ratu Samban, Aipda Dedi.

Aipda Dedi segera berkoordinasi dengan Kapolsek Ratu Samban, AKP Dendi Putra. Tim opsnal langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan laporan dari warga tersebut.

Setelah dilakukan penyisiran di sekitar motor, petugas menemukan jasad korban. Tubuh Pu ditemukan tergeletak sekitar 25 meter dari posisi sepeda motornya diparkirkan.

Kondisi korban saat ditemukan tergolong sangat mengenaskan. Area penemuan segera dipasang garis polisi guna mensterilkan lokasi dari kerumunan warga yang mulai berdatangan.

Pihak polsek segera menghubungi tim INAFIS Polresta Bengkulu. Tim ahli forensik ini diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara mendalam.

Kapolsek Ratu Samban bersama jajarannya masih memimpin proses penyelidikan di lapangan. Polisi mencari barang bukti tambahan yang mungkin tertinggal di sekitar jasad.

Kematian Pu menyisakan banyak tanda tanya besar. Pasalnya, lokasi penemuan jasad berjarak cukup jauh dari jalur joging yang biasanya ramai dilalui oleh masyarakat.

Hingga kini, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Petugas masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut dari rumah sakit Bhayangkara.

Banyak spekulasi beredar di tengah masyarakat mengenai insiden tragis ini. Sebagian menduga adanya unsur tindak pidana, sementara yang lain memperkirakan faktor kesehatan mendadak.

Warga setempat mengaku sangat terkejut dengan penemuan mayat ini. Mereka berharap pihak kepolisian dapat bekerja cepat mengungkap kronologi sebenarnya di balik peristiwa memilukan.

Kasus ini menjadi atensi serius kepolisian di jajaran Polresta Bengkulu. Polisi berkomitmen memberikan transparansi atas hasil penyelidikan kepada pihak keluarga dan publik.

Polisi belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan penyebab kematian. Penyelidikan masih fokus memastikan apakah ada unsur tindak pidana atau murni kecelakaan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *