Satujuang, Karimun- Warga Karimun digegerkan penemuan mayat dalam kos-kosan di Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, yang kondisinya sudah membusuk.
Korban berinisial S, berusia 40 tahun, merupakan nelayan kapal rawai asal Indragiri Hilir, Provinsi Riau.
Kapolsek Balai, Andri Yusri, membenarkan penemuan jasad tersebut yang pertama kali disadari warga sekitar karena mencium bau busuk.
“Benar, penemuan mayat itu berawal dari kecurigaan warga sekitar lantaran mencium bau busuk dari kamar korban,” jelas Kapolsek Balai, Andri Yusri, Sabtu (24/1/26).
Ia menambahkan, setelah dicek, korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamar dengan kondisi membusuk.
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia sekitar dua atau tiga hari sebelum ditemukan.
Di lokasi kejadian, petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan.
“Untuk dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya,” sebut Andri Yusri.
Ia melanjutkan, hal ini diperkuat dengan temuan obat-obatan milik korban di lokasi kejadian.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Muhammad Sani untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Rencananya, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Penemuan mayat dalam kos-kosan ini menambah daftar kasus serupa yang terjadi di awal tahun 2026. (AZ)






