Satujuang, Blitar – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar, Jawa Timur telah merupaya meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Tahun 2025 Disnaker kabupaten Blitar menjadwalkan 9 paket kegiatan dan sudah terealisasi 6 paket kegiatan, ia pilih keterampilan-keterampilan yang skill tidak akan bisa digantikan oleh AI (Kecerdasan Teknologi).
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pelatihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Latprotrans), Latip Usman usai menghadiri penutupan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan bagi Pencari Kerja berdasarkan Klaster Kompetensi skema hair styling cutting (barbershop) Tahun Anggaran 2025 bekerjasama dengan LPK Smart Junior 29 Juli-08 Agustus .
“Barber make up artis kemudian terapi Juru Masak itu adalah keterampilan-keterampilan yang mengedepankan sentuhan langsung manusia, ke depan prospeknya bagus dan tidak bisa digantikan oleh AI, jadi kita memilih jenis-jenis keterampilan yang memang prospeknya 10 tahun ke depan akan tetap eksis dan bisa menunjang teman-teman bisa berkarir berwirausaha di sektor itu,” jelas Latif pada awak media (8/8/25).
Menurut Latif Usman serapan anggaran untuk fisik sudah 68% untuk keuangan masih sedang progres kisaran 48%.
“Ini kita dorong terus setelah selesai kita buka lagi kejuruan selanjutnya, sekarang ini sedang berlangsung pelatihan juru masak apabila nanti sudah selesai kita lanjutkan dengan paket-paket selanjutnya,” ungkapnya.
Lebih lanjut Latif Usman memaparkan, untuk jenis dan program yang akan ia laksanakan ke depan ini masih pembahasan dan juga berdasarkan aspirasi dari komunitas petani tembakau yang ada di Kabupaten Blitar,
“karena kegiatan ini semua penganggaran dari sumber dana Cukai, kita juga dengar aspirasi usulan dari komunitas petani yang ada di Kabupaten Blitar terkait bidang kejuruan yang nanti kita laksanakan ke depannya,” pungkasnya. (Herlina)






