Kades Wonodadi Bentuk Koperasi Merah Putih, Berharap Tingkatkan Perekonomian

Satujuang, Blitar – Pelaksanaan Musdesus (Musyawarah Desa Khusus) pendirian koperasi Desa merah putih di Desa Wonodadi Kecamatan Wonodadi kabupaten Blitar telah dilaksanakan pada tanggal 28 Mei di hadiri 61 orang meliputi berbagai lapisan tokoh masyarakat, lembaga, pemuda dan ibu ibu PKK.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Wonodadi Mahmudi kepada wartawan Satujuang.com, Kamis (29/5/25).

“Musdessus pendirian Koperasi Desa Merah Putih berjalan dengan lancar di mana disepakati dalam Musdessus tersebut desa Wonodadi yang mendirikan Koperasi Desa Merah Putih dengan metode pendirian baru sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 tahun 2025 bahwasanya Desa wajib membentuk Koperasi Desa Merah Putih,” kata Mahmudi.

Lebih lanjut Kades Wonodadi menjelaskan, untuk pemerintah Desa Wonodadi menggunakan metode yang pertama pembentukan baru dan kemudian musyawarah desa dilanjutkan dengan rapat anggota pendiri yang di mana dari 61 yang hadir ada 57 yang menjadi anggota.

“Dalam rapat anggota di agendakan pemilihan pengurus terpilihlah 3 pengawas dan 5 pengurus,” jelasnya .

Menurut Mahmudi dari 3 pengawas yang pertama adalah Kepala Desa kemudian pengawas ke 2 H. Agus dan pengawasan ke 3 Hj Triana, sedangkan 5 pengurus terdiri dari ketua Choirul Anwar Sekretaris, Bendahara, Wakil Bidang Usaha dan Wakil Bidang Anggota terpilih,

“Alhamdulillah disepakati akan melakukan kegiatan-kegiatan di mana kegiatan tersebut akan mendukung perekonomian yang ada di desa Wonodadi dan daripada itu untuk koperasi desa merah putih di desa Wonodadi dengan nama “Koperasi Desa Merah Putih Wonodadi Kecamatan Wonodadi”beralamat di Dusun Bangkalan RT 3 RW 4 Desa Wonodadi,” jlentrehnya.

Selanjutnya Mahmudi memaparkan setelah kelengkapan berita acara Musdessus ini akan diajukan untuk pendiriannya ke akta notaris, ia berharapan ke depan dengan adanya koperasi ini maka kegiatan perekonomian di desa Wonodadi itu bisa lebih baik lagi dan lebih meningkat.

“Sehingga di bidang pertanian, peternakan, perikanan maupun perdagangan nanti bisa dimajukan atau bisa menjadi usaha koperasi akhirnya perputaran dana yang ada di desa akan meningkat dan desa bisa menjadi lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. (Herlina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *