Jakarta – Forum Pemuda Betawi kembali mengukir sejarah dengan menyelenggarakan Kongres Pemuda Betawi 2025 yang di gelar di Terraz Tree Hotel, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada hari Rabu (19/2/25).
Acara yang di hadiri oleh tokoh-tokoh penting dan para pemuda Betawi ini bertujuan untuk memperkuat peran generasi muda dalam menghadapi tantangan perkembangan kota Jakarta yang telah memasuki era “5 Abad”.
Turut hadir dalam Kongres ini, Wali Kota Jakarta Selatan Drs. H. Munjirin dan Hj. Prof. Silviana Murni, M.Si, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pergerakan dan aspirasi pemuda Betawi.
Kehadiran kedua tokoh tersebut sekaligus menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan ormas kepemudaan merupakan kunci penting dalam pembangunan kota yang semakin dinamis.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu tokoh sentral dari Forum Pemuda Betawi, Ferry M.Pd, menyampaikan bahwa Pemuda Betawi saat ini harus mampu menjawab tantangan “5 Abad Jakarta”.
Menurutnya, era baru ini menuntut kepemimpinan dan inovasi dari para pemuda untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman dan dinamika sosial yang semakin kompleks.
“Kita akan segera memasuki masa kepemimpinan baru di DKI Jakarta, di mana Bang Anung dan Bang Doel di percaya untuk membawa Jakarta menuju kemajuan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Ferry, Rabu (19/2).
Ferry kemudian menegaskan bahwa Forum Pemuda Betawi siap mengawal program pemerintah yang telah di amanatkan dalam Perda (Peraturan Daerah) dan Pergub (Peraturan Gubernur).
“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang di ambil mampu mencerminkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Betawi, serta mampu mempertahankan identitas budaya yang telah lama terpatri.” ujar Ferry.
Di ketahui, Forum Pemuda Betawi sendiri memiliki sejarah panjang sejak di dirikan pada era reformasi tahun 1999 oleh para aktivis pemuda Betawi, di antaranya Alm. Rachmat HS, Azis Khafia, Murodi Karta, dan Habir.
Sejak awal berdirinya, forum ini telah berperan aktif dalam menggalang aspirasi pemuda, mengedepankan silahturahmi serta memperkuat persatuan dan kesatuan di kalangan Betawi.
Lebih lanjut, Ferry sedikit mengulas tentang kepemimpinan Alm. Rahmat HS yang telah memberi contoh nyata tentang betapa besar kepedulian terhadap tanah air, terutama dalam mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan dan gotong royong.
Acara Kongres Pemuda Betawi 2025 kali ini juga menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan sejarah pergerakan pemuda Betawi.
Sejarah telah mencatat, bahwa pada tahun 1927, berdirinya Pemuda Kaoem Betawi merupakan salah satu tonggak penting yang kemudian turut membidani Sumpah Pemuda pada tahun 1928.
Dengan sinergi antara pemerintah, tokoh masyarakat dan para pemuda, di harapkan semangat kebersamaan dan inovasi ini dapat menjawab tantangan zaman sekaligus mewujudkan visi bersama untuk masa depan Jakarta yang lebih cerah dan berbudaya. (AHK)






