Tanah Timbunan Pembangunan RS Mukomuko Memakan Korban

Perkiraan Waktu Baca: 1 menit

Mukomuko– Pengambilan tanah timbunan untuk proyek pembangunan Rumah Sakit Pratama di Desa Air Buluh telah menimbulkan korban pengguna jalan raya.

Pantauan dari media Satujuang.com di lapangan menunjukkan aktivitas pengambilan tanah sudah berlangsung selama 3 hari, Minggu (30/7/23).

“Hal ini harus menjadi perhatian khusus bagi kontraktor pelaksana,” ujar LSM Projamin Nurul Huda Muhtar ketika dikonfirmasi.

Dengan puluhan truk memuat material tanah tersebut berserak di tengah jalan dan saat cuaca panas, menyebabkan debu yang mengganggu.

Pada saat kejadian, hujan membuat jalan licin akibat tumpukan tanah di jalan aspal, yang menyebabkan kecelakaan bagi 4 motor di sekitar lokasi.

“Kami selaku LSM akan melakukan peninjauan di lapangan,” imbuh Muhtar.

Kepala Dinas Kesehatan, Bustam Bustomo ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa kontraktor harus bertanggung jawab atas kejadian ini, begitu juga dengan subkontraktor yang terlibat.

Dalam konfirmasi dengan kontraktor, yang diwakili oleh Pimpinan Proyek (Pak Torang), disebutkan bahwa tanggung jawab dilimpahkan kepada subkontrak yang bekerja di bawah Pak (WH) selaku anggota DPRD Kabupaten Mukomuko.(nt/Zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *