Satujuang, Kota Bengkulu- Upaya Pemerintah Kota Bengkulu dalam mempercantik estetika kota kembali terbentur oleh tangan-tangan jahil.
Kali ini, kawasan Belungguk Point menjadi sasaran aksi vandalisme dan pencurian lampu hias yang baru saja dipasang untuk memperindah ruang publik tersebut.
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengungkapkan rasa kecewanya saat meninjau lokasi pada Kamis (19/2/26).
“Perilaku oknum yang sengaja membongkar dan membawa lari fasilitas umum adalah bentuk kemunduran yang sangat disayangkan di tengah ambisi kota untuk sejajar dengan kota-kota besar lainnya,” tegas Walikota.
Kejadian serupa sebelumnya juga menimpa kawasan Kampung Cina. Dedy menyayangkan fasilitas yang dibangun dengan dana publik justru dirusak oleh warga sendiri.
Walikota menyoroti fenomena warga yang sering menyalahkan pemerintah ketika fasilitas rusak, namun enggan ikut menjaga saat fasilitas tersebut dalam kondisi baik.
Pemkot menyatakan tidak akan membiarkan aksi ini berlalu begitu saja. Tim intelijen telah diterjunkan untuk mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi.
”Kami sedang menurunkan tim. Semua rekaman CCTV akan diperiksa secara mendetail. Bagi para pelaku, tunggu saja tanggal mainnya,” tegas Dedy Wahyudi.
Walikota mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat memiliki dukungan moral untuk menjaga aset kota.
Pembangunan fisik yang masif tidak akan memberikan dampak maksimal jika tidak dibarengi dengan kesadaran kolektif untuk merawatnya.
Kini, pihak berwajib tengah mendalami bukti-bukti digital guna menyeret pelaku pencurian tersebut ke jalur hukum. (Rls)
