Wali Kota Blitar: Budidaya Tembakau Bangkitkan Ekonomi Daerah dan Tingkatkan PAD

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Satujuang, Blitar- Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin menegaskan, Budidaya Tembakau akan membangkitkan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pernyataan ini disampaikan saat menyerahkan bantuan kepada petani.

“Selama 10 tahun, budidaya tembakau di Kota Blitar sempat vakum. Hari ini, kita hidupkan kembali tradisi itu dengan pendekatan ilmu dan teknologi,” ungkap Wali Kota Syauqul Muhibbin, akrab disapa Mas Ibin.

Penyerahan bantuan sarana pendukung budidaya tembakau ini berlangsung dalam Pelatihan Budidaya Tanaman Tembakau. Acara tersebut digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar pada Senin (10/11/25).

Mas Ibin menjelaskan, budidaya tembakau bukan sekadar nostalgia agraris. Sektor ini merupakan bagian dari strategi pembangunan ekonomi kerakyatan di Blitar.

“Tembakau adalah warisan ekonomi yang telah menjadi bagian dari rantai usaha rakyat, dari hulu hingga hilir,” jelas Mas Ibin.

Pemerintah Kota Blitar ingin memastikan tradisi menanam tembakau berjalan seiring inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan. Ini demi hasil panen yang tidak hanya dijual mentah.

“Dengan pengolahan, tembakau bisa menjadi fondasi ekonomi daerah yang tangguh dan membuka lapangan kerja baru,” tandasnya.

Selain nilai ekonomi langsung, sektor budidaya tembakau berpotensi meningkatkan PAD. Peningkatan ini melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Dana DBHCHT akan kembali disalurkan untuk kesejahteraan masyarakat. Termasuk penguatan infrastruktur pertanian.

“Kita manfaatkan DBHCHT bukan hanya untuk bantuan, tapi juga untuk investasi jangka panjang di sektor pertanian. Ini demi kesejahteraan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (Herlina/kmf)