Usin: Pemda Harus Manfaatkan Kedatangan Presiden, Jujur Saja Jangan ABS

Perkiraan Waktu Baca: 2 menit

Bengkulu – Legislator Usin Abdisyah Putra Sembiring minta kehadiran Presiden Indonesia, Joko Widodo di Bengkulu, benar-benar dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Jujur saja, kita memang agak kesusahan untuk membangun dan memperbaiki jalan-jalan yang diamanahkan karena keterbatasan anggaran,” ujar Usin, Kamis (20/7/23).

Kehadiran Presiden Jokowi di Bengkulu selama 3 hari, sangat spektakuler menurut Usin. Karena belum pernah dilakukan di provinsi lain.

Artinya kata Usin, selama ini Presiden bukan tutup mata maupun telinga atas keluhan masyarakat. Kedatangan Jokowi di bumi Rafflesia ini sebagai bukti kepeduliannya.

“Presiden bukan hanya jalan-jalan, tapi melihat situasi dan kondisi seperti apa yang selama ini disampaikan masyarakat kita, sebagai jawaban keresahan masyarakat,” imbuhnya.

Masalah jalan, kata Usin, sebenarnya ini juga terkait dengan regulasi tentang tonase mobil angkutan.

Menurut dia, walaupun jalan diperbaiki dan dibangun, jika tanpa regulasi dan pengawasan di daerah, maka jalan akan kembali mengalami kerusakan.

“Kita sama-sama tau, jalan yang rusak itu kebanyakan yang sering dilalui mobil pengangkut batu bara dan CPO dengan muatan berlebih,” ungkap Usin.

Selain itu, terkait jalan yang belum dibangun atau diaspal di beberapa kabupaten. Bahkan, sempat viral pemberitaan masyarakat sampai harus ditandu untuk melewatinya.

Jelas Usin, sebenarnya ada dana alokasi Inpres yang bisa diusulkan. Tapi Pemerintah Daerah harus jujur, jangan laporan Asal Bapak Senang (ABS).

“Anggaran itu gak mesti masuk APBD, bisa melalui lembaga seperti Kementerian PUPR untuk segera dikerjakan. Jadi kita mendapatkan manfaat dari pembangunan tersebut,” terang Usin. (Red)