Sesak Nafas, Tahanan Kasus Narkoba Rutan Bengkulu Meninggal

Perkiraan Waktu Baca: 1 menit

Bengkulu – Seorang tahanan di Rutan Bengkulu Kelas IIB, Rakhmat Jummari als Ari Bin Jasmi (alm) dilaporkan meninggal dunia.

Ia dilaporkan mengidap penyakit sesak nafas pada Jumat (9/9).

Menurut keterangan pihak Rutan, petugas yang berjaga melakukan pertolongan pertama dengan membawa ke Poliklinik Rutan, memeriksa keadaan dan memberikan oksigen.

Setelah mulai membaik, perawat jaga melaporkan kepada kasubsi pelayanan tahanan yang kemudian memberitahukan keadaan bersangkutan kepada pihak keluarga.

Sekitar pukul 14.30 WIB, yang bersangkutan kembali merasakan sesak. Untuk mendapatkan pelayanan yang lebih intensif maka dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Bengkulu pada pukul 14.55 WIB.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Pasien dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Rumah sakit Bhayangkara Bengkulu.

Ka Rutan Bengkulu, Farizal Anthony, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Warga binaan narkorba itu baru dikirim pada Kamis (8/9) kemarin.

“Kita sudah melakukan perawatan intensif, kemudian langsung dibawa ke RS. Disana yang bersangkutan meninggal dunia,” sampai Eza sapaan akrab, Sabtu (10/9/22).

Sekitar pukul 16.30 WIB, Jenazah dibawa ke rumah duka dan langsung dilaksanakan serah terima oleh pihak penahan kepada pihak keluarga, didampingi pihak Rutan Kelas IIB disaksikan perangkat desa (RT) dan Keluarga duka. (Red/Bt)