Satujuang, Blitar – Upaya penguatan ekonomi masyarakat berbasis koperasi mahasiswa KKN Unisba Blitar kelompok 12 telah menggelar sosialisasi Koperasi Merah Putih (KMP) yang dilaksanakan di Balai Kelurahan Plosokerep kecamatan Sananwetan Kota Blitar, Jum’at (1/8/25).
Lurah Plosokerep Reyza Pahlevy Genda menyampaikan mengapresiasi langkah dari mahasiswa KKN kelompok 12 di Kelurahan plosokorep mengadakan sosialisasi tentang adanya Koperasi Merah Putih merupakan langkah baik, karena KMP Ini yang sudah diprogramkan dan Launching oleh pemerintah, sementara ini belum banyak diketahui oleh masyarakat.
“Kami berharap setelah disosialisasikan baik pengurus dan pengurus utama bisa menambah ilmu pengetahuan,” jelasnya.
Reyza mengimbau kepada masyarakat bisa menjadi anggota koperasi, karena maksud dari tujuan pemerintah melaksanakan atau melaunching program KMP untuk menyejahterakan para warga masyarakat.
“Kami berharap warga masyarakat yang pertama bisa menjadi anggota KMP, yang kedua bisa menumbuhkan perekonomian yang ada di Kelurahan plosokerep, dikalangan masyarakat bahwa memang ternyata banyak juga manfaat untuk menjadi anggota KMP,” tandasnya.
Ditempat yang sama, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Udin Erwanto mengucapkan syukur Alhamdulillah sudah bisa melaksanakan suatu bidang lagi yang persiapannya sangat mendadak, tapi menghasilkan yang maksimal di mana tadi dihadiri oleh beberapa undangan dari Pengurus Koperasi Merah Putih, UMKM, PKK, KWT.
“Mudah-mudahan materi yang telah disampaikan oleh narasumber langsung dari dinas koperasi Kota Blitar yaitu Pak Gembong bisa memberikan pencerahan dan warga masyarakat memahami apa sebenarnya substansi dari koperasi merah putih itu,” tandasnya.
Menurut Udin Erwanto, sejak awal yang ia tanamkan semua mahasiswa harus memahami betul tentang tupoksinya masing-masing, saling berkoordinasi saling bekerja sama saling tolong menolong sehingga program yang akan dilaksanakan itu bisa berhasil dengan baik.
“Yang lebih penting kita harus tetap menjalin kerjasama berkoordinasi baik dengan perangkat Kelurahan maupun dengan tokoh-tokoh masyarakat maupun tokoh agama ataupun PKK,” pungkasnya.(Herlina)
